Viral Diduga Daycare Ilegal di Sleman, Polisi Evakuasi 11 Bayi

Rumah penemuan 11 bayi di Kabupaten Sleman, DIY. Metro TV

Viral Diduga Daycare Ilegal di Sleman, Polisi Evakuasi 11 Bayi

Agus Utantoro • 11 May 2026 16:11

Sleman: Polisi mengamankan 11 bayi yang dirawat di salah satu rumah di Wonokerso, Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman. Peristiwa ini sempat viral di media sosial karena diduga berkaitan dengan praktik daycare ilegal.

Setelah bungkam beberapa hari, polisi akhirnya buka suara terkait penemuan tersebut. Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiadi, menjelaskan kronologi kejadian.

“Kita mendapatkan informasi, langsung kita evakuasi,” kata AKP Mateus Wiwit Kustiadi, Senin, 11 Mei 2026.

Lokasi penemuan berada di salah satu sudut Dusun Wonokerso, di lereng Gunung Merapi. Di tempat itulah polisi menemukan 11 bayi yang dirawat oleh warga setempat.

Bersama Dinas Sosial Kabupaten Sleman, polisi mendatangi rumah tersebut pada Jumat siang, 8 Mei 2026. Langkah itu diambil setelah sebelumnya menerima laporan dari warga.

Kecurigaan warga muncul setelah mendengar suara tangisan bayi di rumah tersebut selama seminggu terakhir. Kesebelas bayi, berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, dirawat oleh seorang bidan berinisial ORP yang membuka praktik di wilayah Gamping, Sleman.
 


Keberadaan bayi-bayi di rumah itu baru berlangsung selama seminggu terakhir. Bayi-bayi tersebut dirawat di rumah orang tua bidan yang berada di wilayah Pakem.

Bidan berinisial ORP juga yang mendampingi kelahiran kesebelas bayi tersebut. Para orang tua menitipkan bayi mereka kepada sang bidan. Praktik penitipan ini diketahui telah berlangsung selama lima bulan terakhir.

Polisi bersama Dinas Sosial kemudian segera mengevakuasi kesebelas bayi. Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, tiga bayi di antaranya harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman.


Ilustrasi Pexels

Ketiga bayi yang dirawat disebut mengalami sakit jantung bawaan, bilirubin tinggi, serta hernia. Ketiganya masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Saat ini, polisi bersama instansi terkait tengah berfokus pada penanganan kondisi para bayi. Adapun penanganan hukum atas temuan ini masih didalami oleh pihak kepolisian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)