Unik, Calon Jemaah Haji Jombang Pakai Cangkir dan Boneka Jadi Penanda Koper

Proses pengumpulan koper calon jemaah haji. (Metro TV/Amiruddin Zakky)

Unik, Calon Jemaah Haji Jombang Pakai Cangkir dan Boneka Jadi Penanda Koper

Amir Zakky • 5 May 2026 10:52

Jombang: Calon Jemaah Haji (CJH) asal Jombang, Jawa Timur mulai mengumpulkan koper dan bekal sebagai persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Uniknya, sebagian koper diberi tanda unik, mulai dari sendal hingga cangkir agar mudah dikenali sekaligus sebagai pengingat keluarga di rumah.

“Ada cangkir, ada boneka, ada sepatu cucu atau anaknya yang masih kecil. Mungkin itu agar ketika rindu, di sana bisa melihat barang-barang yang dibawa,” kata Kasi Bina Pengendalian Haji dan Umroh Kemenag Jombang Azifah Yusrinawati di Jombang, Selasa, 5 April 2026. 
 


Pengumpulan barang bawaan ini dilakukan oleh 1.266 calon haji asal Kabupaten Jombang. Pengumpulan koper dipusatkan di aula kantor Kementerian Agama di Jalan Pattimura.

Tampak, satu per satu calon haji yang akan diberangkatkan dua hari ke depan mulai berdatangan mengumpulkan barang mereka. Selain untuk pengecekan, pengumpulan ini juga untuk mengantisipasi keterlambatan saat pemberangkatan.


Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol


Jemaah juga diingatkan mengenai aturan barang bawaan yang tidak boleh lebih dari 32 kilogram serta larangan membawa barang tertentu. "Untuk barang bawaan yang tidak boleh dibawa adalah cairan batas maksimal 100 ml, senjata tajam, barang yang mudah terbakar, dan barang elektronik," ungkap Azifah. 

Para calon jamaah haji mengaku, tanda itu sebagai pengenal agar tidak tertukar. Tak itu saja, beberapa tanda juga sebagai pengingat pada keluarga saat sedang berada di Tanah Suci.

Calon jemaah haji asal Kabupaten Jombang berjumlah 1.266 orang. Mereka terbagi dalam tiga kloter, yakni 60, 61, dan 62. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)