Ilustrasi pengolahan sampah. (Metrotvnews.com/Roni K)
Bandung Kaji Teknologi Autothermix untuk Pengolahan Sampah
Roni Kurniawan • 7 May 2026 22:54
Bandung: Pemerintah Kota Bandung mulai mengkaji teknologi alternatif pengolahan sampah berbasis autothermix sebagai salah satu opsi pendukung penanganan persoalan sampah di Kota Bandung.
Kepala Bidang Pengelolaan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses kerja serta potensi pengembangan teknologi autothermix.
"Pak Sekda melihat salah satu inovasi pengolahan dan pemusnahan sampah menggunakan autothermix. Saat ini prototipenya berkapasitas 1 ton per hari, namun harapannya bisa dikembangkan hingga 50 ton per hari," kata Salman usai meninjau prototipe teknologi pengolahan sampah autothermix di PT Tohaan Renewable Energy Engineering, Jalan Jakarta, Kota Bandung, pada Kamis, 7 Mei 2026.

Ilustrasi sampah. Foto: Medcom.id.
Salman menjelaskan, Pemkot Bandung masih akan melakukan kajian lebih lanjut sebelum menentukan langkah berikutnya terkait penerapan teknologi tersebut.
"Kami akan kaji lebih dalam, baik dari sisi penggunaan teknologi, skema kerja sama, lokasi, hingga aspek teknis lainnya. Hasil kajian nantinya akan dilaporkan kepada Pak Sekda," ujar Salman.
Sementara itu, Direktur Utama PT Tohaan Renewable Energy Engineering, Budi Permana menjelaskan, teknologi autothermix merupakan sistem pengolahan sampah berbasis proses termal dengan konsep minim oksigen.
Baca Juga :
Hutan Kota Penjaringan Jadi Tempat Sampah Liar
"Konsepnya menggunakan minim oksigen dengan proses termal tertentu sehingga sampah mengalami peluruhan," beber Budi.
Budi menambahkan, perangkat yang saat ini ditinjau masih berupa prototipe dengan kapasitas pengolahan sekitar 1 ton sampah per hari. Namun, teknologi tersebut dirancang agar dapat dikembangkan ke kapasitas yang lebih besar.
"Versi pertama perangkat kami sudah beroperasi sejak Desember 2023 di Kabupaten Serang. Sekarang yang dilakukan adalah penyempurnaan," sahut Budi.
Budi menyebutkan, teknologi autothermix dikembangkan oleh tenaga lokal dan diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi pengelolaan sampah di Kota Bandung.