PPN DTP 2026 Bikin Industri Properti Laku Keras

Ilustrasi. Foto: ikpi.or.id

PPN DTP 2026 Bikin Industri Properti Laku Keras

Husen Miftahudin • 6 February 2026 15:06

Jakarta: Realisasi program Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 2026 atau Free PPN memberikan dampak nyata terhadap kinerja penjualan sektor properti, salah satunya di kawasan Parkland Podomoro Karawang.

Pasca implementasi kebijakan tersebut, aktivitas penjualan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, baik dari sisi jumlah transaksi, intensitas kunjungan konsumen, maupun kualitas prospek pembeli terutama pada produk segmen keluarga muda.

Regional Marketing Director Agung Podomoro Tedi Guswana mengatakan, program Free PPN DTP 2026 secara langsung menurunkan hambatan awal kepemilikan properti (entry barrier), sehingga keputusan membeli menjadi lebih rasional dan terukur secara finansial. Di Parkland Podomoro Karawang, insentif ini dimanfaatkan secara optimal melalui program serah terima 2026.

"Diproyeksikan 60 unit yang sesuai dengan kriteria program Free PPN DTP akan diserahterimakan tahun ini di klaster Evergreen dan klaster Emory dengan dominasi unit 1 lantai dan shophouse La Promenade," ungkap Tedi seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.

Dari catatan internal Parkland Podomoro, lonjakan minat paling terlihat pada segmen konsumen end user usia muda dan produktif serta investor jangka menengah terutama pada unit Viola yang terkena Free PPN. Konsumen tidak lagi sekadar bertanya soal harga, namun mulai masuk ke diskusi yang lebih strategis mulai dari fasilitas perumahan, potensi kenaikan nilai kawasan dan jaminan kawasan tanpa banjir.

"Setelah Free PPN DTP 2026 terealisasi, pola percakapan dengan konsumen berubah. Mereka datang dengan mindset membeli hunian atau ruko di momentum yang tepat, bukan menunggu. Ini indikasi pasar yang semakin matang bahkan pada segmen usia muda dan produktif," jelas Tedi.
 

Baca juga: Purbaya tak Berniat Pangkas Insentif Pajak Sebelum Ekonomi Kuat


(Ilustrasi, maket Parkland Podomoro Karawang. Foto: dok Istimewa)
 

Sinyal positif pasar properti


Rumah satu lantai yang semula dibanderol kisaran Rp1 miliaran menjadi Rp900 jutaan setelah terkena potongan Free PPN DTP. Peningkatan penjualan ini juga didorong oleh persepsi pasar terhadap akselerasi pembangunan kawasan Parkland Podomoro yang memberikan kepastian serah terima 2026.

Menurut Tedi, kombinasi antara lokasi strategis yang dekat dengan pintu Tol Karawang Barat dan stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, reputasi pengembang Agung Podomoro Land, dan insentif fiskal pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif.

Parkland Podomoro Karawang memandang kondisi ini sebagai sinyal positif pasar properti yang semakin baik, terbukti dari konversi dari kunjungan ke transaksi mengalami peningkatan sebab calon konsumen dianggap siap secara fundamental.

"Free PPN DTP 2026 tidak hanya berdampak pada angka penjualan jangka pendek, tetapi juga memperkuat posisi Parkland Podomoro Karawang sebagai kawasan perumahan premium yang memiliki kepastian serah terima unit di 2026," tutur Tedi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)