Kantor Cabang Utama Bank BCA. Foto: Metrotvnews.com/Alwi Alim.
Punya 1.270 Cabang, BCA Perkuat Aksesibilitas hingga Wilayah Indonesia Timur
Husen Miftahudin • 7 February 2026 13:19
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memperkuat komitmennya untuk memberikan kemudahan transaksi bagi nasabah. Senior Vice President (SVP) Operation Strategy and Development BCA Setiady menjelaskan fokus utama perseroan saat ini adalah memperluas jangkauan dalam negeri terutama ke wilayah Indonesia Timur.
"Kalau kita lihat memang sekarang itu pembukaan cabang, lebih banyak fokus ke Indonesia Timur ataupun di daerah-daerah yang kantor cabang BCA itu masih belum ada," ungkap Setiady dalam sesi talkshow Masa Depan Perbankan, Apakah Kantor Cabang Masih Relevan? pada BCA Expoversary 2026, dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.
"Jadi ada cukup banyak kota yang kantor cabang BCA itu belum tersedia sehingga kita merasa perlu menyediakan layanan untuk nasabah di daerah-daerah tersebut," sambung Setiady menambahkan.
Dirinya mengatakan, meskipun terus memperluas jangkauan di wilayah domestik, BCA belum berencana untuk membuka kantor cabang di luar negeri. "Pasar Indonesia masih sangat besar. Dari 250 juta lebih penduduk, nasabah BCA baru sekitar 40 juta. Masih banyak potensi yang bisa digali di dalam negeri," kata dia.
Mengenai peningkatan kantor cabang, Setiady mengungkapkan, BCA terus mencatatkan pertumbuhan kantor cabang yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada 2021 BCA memiliki 1.242 kantor cabang, angka tersebut terus meningkat menjadi 1.270 unit pada akhir 2025.
"Data jumlah kantor cabang kita itu justru mengalami peningkatan, sejak 2021 kita punya kantor cabang 1242 dan di tahun 2025 kemarin jumlah kantor cabangnya meningkat mencapai 1270 unit," jelas dia.
| Baca juga: BCA Digital Cetak Laba Bersih Rp213,4 Miliar di 2025 |
%20Operation%C2%A0%20Strategy%20and%20Development%2C%20Setiady_Metrotvnews_Surya%20Mahmuda.jpg)
(SVP Operation Strategy and Development BCA Setiady, kiri. Foto: Metrotvnews.com/Surya Mahmuda)
Digitalisasi tak hilangkan human touch
Setiady menegaskan, meskipun saat ini BCA terus bergerak ke arah digital melalui layanan mobile banking maupun yang lainnya, namun aspek kemanusiaan (human touch) tetap tidak tergantikan. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi nasabah terutama saat bertransaksi di kantor cabang.
"Kami melihat pentingnya kantor cabang sebagai layanan bagi nasabah yang memerlukan sentuhan fisik atau transaksi yang sifatnya kompleks. Bank adalah bisnis kepercayaan dan kehadiran fisik sangat membantu membangun kepercayaan tersebut," tutur dia. (Surya Mahmuda)