Program MBG Topang Omzet Pedagang di Pasar Tradisional

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Program MBG Topang Omzet Pedagang di Pasar Tradisional

Andika Fauzan Azhari • 13 August 2026 16:15

Jakarta: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi angin segar sekaligus penopang perekonomian bagi para pedagang sembako di pasar tradisional. Kondisi ini dirasakan langsung oleh pedagang sembako di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Gara-gara ada MBG ini lumayan lah sedikit-sedikit, terbantu juga. Kebagian juga kita sedikit-sedikit," ujar salah seorang pedagang Sejahtera Sitepu kepada Metrotvnews.com, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Sejahtera menjelaskan, pasokan barang untuk program pemerintah tersebut sangat membantu perputaran modal usaha pedagang. Hal ini terasa krusial di tengah menurunnya angka penjualan harian dari pembeli umum.

"Tadinya mah kalau enggak ada itu agak sepi. Daya beli masyarakat itu berkurang. Sekarang ada MBG omzetnya lumayan bertambah," ungkap Sejahtera.


(Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan)

Harga beras naik, pangan lain stabil

Meski begitu, dari sisi pergerakan harga komoditas pokok, Sejahtera menyebut rata-rata harga barang di pasar masih relatif stabil, walaupun terdapat sedikit kenaikan pada komoditas beras.

"Standar saja semua. Cuma beras ada kenaikan dikit, sekitar Rp5.000-lah," jelas Sejahtera.

Lewat kondisi perekonomian saat ini, Sejahtera berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menurunkan harga barang agar tingkat penjualan dari pembeli umum dapat kembali pulih sepenuhnya.
 

(Eko Nordiansyah)