Kecelakaan Maut Pantura Situbondo Adu Bus vs Truk, 2 Tewas

Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan. Metro TV

Kecelakaan Maut Pantura Situbondo Adu Bus vs Truk, 2 Tewas

Metro TV • 31 March 2026 15:48

Situbondo: Kecelakaan lalu lintas antara bus penumpang dan truk tronton terjadi di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa din hari, 31 Maret 2026. Peristiwa nahas ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu orang kritis, dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Jalur Pantura yang menjadi akses utama Jawa-Bali dilaporkan lumpuh total selama tiga jam akibat proses evakuasi kedua kendaraan yang ringsek parah. Kecelakaan bermula saat bus penumpang bernomor polisi S 7436 UN melaju dari arah Surabaya menuju Denpasar, Bali.

Sesampainya di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, bus mencoba mendahului kendaraan di depannya. Dari arah berlawanan, melaju truk tronton bernomor polisi L 8854 VK yang hendak berbelok menuju warung ikan bakar di sisi kanan jalan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.

Kerasnya benturan membuat bodi depan kedua kendaraan ringsek parah. Sopir truk tronton dan seorang anak keponakannya meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara istri sopir truk mengalami luka kritis dan kedua anaknya menderita luka ringan.


Sopir bus mengalami patah tulang kaki akibat terjepit setir kemudinya. Beruntung, 45 penumpang bus dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju Denpasar setelah mendapat bantuan.

Seorang warga bernama Feriyanto menyampaikan kecelakaan terjadi karena bus yang menyalip terlalu kiri sementara truk hendak menuju ke warung di pinggir jalan. Ia juga mengungkapkan proses evakuasi berlangsung sulit hingga memakan waktu sekitar dua jam.


Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Metrotvnews.com

Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan berdasarkan olah tempat kejadian perkara awal, penyebab kecelakaan diduga berasal dari bus penumpang yang berusaha menyalip di marka jalan yang menyambung.

"Posisi kendaraan bus setelah laka posisinya adalah di lajur kanan atau di posisinya truk yang arah berlawanan," ujarnya.

Saat ini, kasus kecelakaan telah ditangani Unit Gakkum Laka Lantas Polres Situbondo. Petugas masih berada di lokasi untuk mengevakuasi bangkai truk dan bus agar akses jalur Pantura dapat kembali normal. Arus lalu lintas dua arah mulai kondusif dan berjalan lancar setelah proses evakuasi selesai.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)