Hitachi Energy meluncurkan HMAX Energy, layanan dan solusi berbasis AI. Foto: Dok istimewa
Modernisasi Jaringan Listrik Manfaatkan AI untuk Efisiensi Operasional
Eko Nordiansyah • 1 April 2026 14:40
Zurich: Hitachi Energy meluncurkan HMAX Energy, layanan dan solusi berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk melindungi infrastruktur energi krusial sekaligus memungkinkan efisiensi operasional. Melalui kemitraan pelanggan, HMAX Energy mengoptimalkan perencanaan, prediksi, dan pencegahan yang memperkuat keamanan dan ketahanan energi.
Dengan dimulainya proses elektrifikasi di banyak industri dan sektor-sektor baru yang membutuhkan banyak energi mempercepat kebutuhan untuk memperluas dan memodernisasi jaringan listrik. Di banyak negara, sebagian besar infrastruktur jaringan listrik telah melampaui masa gunanya dan tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik saat ini.
Jaringan listrik yang sudah tua saat ini berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, jaringan listrik juga perlu menghadapi berbagai tantangan secara bersamaan, seperti meningkatnya permintaan energi, kompleksitas yang semakin tinggi, kendala rantai pasokan, dan kekurangan tenaga kerja.
“Dengan HMAX Energy, kami bermitra dengan pelanggan untuk melindungi infrastruktur krusial, mengantisipasi kegagalan lebih awal, dan menjaga keandalan pasokan listrik,” kata Managing Director BU Service di Hitachi Energy Wolf Mueller dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 April 2026.
Solusi HMAX dari Hitachi mencakup sektor energi, mobilitas, dan industri yang merupakan perwujudan dari strategi Lumada 3.0 Hitachi. HMAX Energy menggabungkan keahlian dan kemampuan AI, mencakup peralatan infrastruktur energi utama mulai dari switchgear dan transformator, hingga seluruh gardu induk, serta sistem kompleks HVDC.
.jpeg)
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Inovasi untuk infrastruktur energi krusial
HMAX Energy menunjukkan bahwa respons darurat yang cepat dan pencegahan kegagalan serta perbaikan dapat mengurangi kerugian pendapatan akibat kerusakan peralatan hingga 60 persen. Melalui deteksi dini, HMAX Energy juga dapat mengurangi kegagalan transformator hingga 50 persen dan biaya perbaikan hingga 75 persen.Baltic Cable, salah satu jaringan HVDC bawah laut terpanjang di dunia, telah menerapkan platform data kembaran digital. Platform ini menyatukan informasi aset, analitik, dan data operasional pada antarmuka visual yang jelas, memberikan tampilan kondisi nyata tentang status sistem, siklus hidup, kinerja, dan potensi kondisi di masa mendatang.
“Baltic Cable berkomitmen untuk Eropa yang saling terhubung dengan energi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan untuk semua. Kolaborasi strategis ini memungkinkan kami untuk mengelola operasi kami sendiri dengan lebih presisi sekaligus memperkuat ketahanan kami untuk dekade mendatang,”ujar Technical Director Baltic Cable Jan Brewitz.
Salah satu operator energi terbarukan di Italia, ERG, telah mendigitalisasi switchgear hibrida dengan pemantauan langsung parameter operasionalnya di lapangan, sehingga meningkatkan ketersediaan aset dan kinerja secara keseluruhan. Semua data kinerja switchgear kemudian dievaluasi oleh Pusat Kolaborasi Hitachi Energy di Lodi, Italia.
“Penggunaan pemantauan digital, sebagai bagian dari HMAX Energy, meningkatkan ketersediaan dan kinerja aset secara keseluruhan merupakan bagian penting dari strategi pemeliharaan kami,” jelas Head of Maintenance ERG untuk Italia Selatan dan Sekitarnya Francesco Ingrassia.