Gerhana matahari terbesar yang terlihat dari Inggris sejak 1999 akan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. (Anadolu Agency)
Inggris Bersiap Saksikan Gerhana Matahari Terbesar dalam 27 Tahun
Willy Haryono • 12 August 2026 21:01
London: Gerhana matahari yang disebut sebagai gerhana terbesar yang terlihat dari Inggris sejak 1999 akan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 memicu antusiasme masyarakat sekaligus peringatan dari otoritas agar warga tidak menatap langsung Matahari.
Dikutip dari Anadolu Agency, gerhana matahari diperkirakan mulai terlihat di berbagai wilayah Inggris sesaat setelah pukul 18.00 waktu setempat, atau pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 00.00 WIB.
Royal Museums Greenwich menyebut fenomena tersebut sebagai peristiwa astronomi istimewa karena menjadi gerhana dengan cakupan terbesar yang terlihat dari Inggris dan Irlandia sejak gerhana matahari 1999.
Gerhana pada 1999 merupakan gerhana total di sebagian besar wilayah Cornwall dan Devon, Inggris.
Berbagai kelompok astronomi di Inggris telah menyiapkan acara pengamatan untuk masyarakat. Warga juga melakukan persiapan pribadi untuk menyaksikan fenomena langit tersebut.
Namun, tingginya antusiasme membuat persediaan kacamata khusus gerhana matahari mulai langka.
Royal Museums Greenwich di London mengatakan seluruh kacamata gerhana yang dijual melalui toko fisik maupun daring telah habis. Sejumlah toko di pusat-pusat kota Inggris juga dilaporkan telah kehabisan kacamata tersebut beberapa hari sebelumnya.
Bahaya Menatap Langsung Matahari
Para ahli mengingatkan masyarakat agar tidak menatap langsung Matahari tanpa perlindungan yang sesuai, termasuk ketika gerhana sedang berlangsung.Saat gerhana, cahaya Matahari terlihat lebih redup dari biasanya. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih mudah menatap Matahari secara langsung.
Berkurangnya intensitas cahaya juga dapat mengurangi refleks alami mata untuk menghindari cahaya terang. Akibatnya, radiasi Matahari yang sangat kuat dapat mencapai retina dan menyebabkan kerusakan mata.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), dengan mengutip Royal College of Ophthalmologists, menyebut sekitar 70 kasus gangguan penglihatan dilaporkan setelah masyarakat menyaksikan gerhana matahari total pada 1999.
Karena itu, masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana disarankan menggunakan pelindung mata khusus yang memenuhi standar keselamatan dan tidak menggunakan kacamata hitam biasa sebagai pengganti.
Fenomena tersebut diperkirakan menarik perhatian masyarakat di berbagai wilayah Inggris dan negara Eropa lainnya yang berada dalam jalur pengamatan gerhana.
Baca juga: Gerhana Matahari Total 12 Agustus tak Terlihat dari Indonesia