Proyek Strategis Nasional, KSP Dorong Percepatan CNG Mother Station di Sumsel

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menghadiri koordinasi percepatan pembangunan fasilitas Compressed Natural Gas Mother Station di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Jumat, 3 Juli 2026

Proyek Strategis Nasional, KSP Dorong Percepatan CNG Mother Station di Sumsel

Whisnu Mardiansyah • 4 July 2026 12:38

Muara Enim: Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menghadiri koordinasi percepatan pembangunan fasilitas Compressed Natural Gas Mother Station di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Jumat, 3 Juli 2026. Proyek ini diharapkan dapat mendukung penguatan ketahanan energi nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dudung menyampaikan masih terdapat sejumlah aspek administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang. Namun seluruh pihak telah berkomitmen mempercepat penyelesaiannya sesuai ketentuan yang berlaku mengingat proyek tersebut merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Hari ini saya dengan jajaran menyelesaikan koordinasi untuk pembangunan Mother Station CNG yang rencana akan dibangun di Tanjung Enim. Memang ada beberapa permasalahan, namun karena semua sepakat bahwa demi bangsa dan negara dan ini merupakan proyek nasional, program strategis nasional yang harus kita kembangkan," ujar Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurutnya, penyelesaian administrasi akan tetap berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku melalui koordinasi dengan pemerintah daerah maupun kementerian terkait. Proses administrasi dan pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan secara paralel agar target penyelesaian proyek pada tahun ini dapat tercapai.

 



"Di dalam penyelesaian administrasi itu sendiri, karena ini harus segera, target sesuai dengan tahun ini, maka proyek ini akan segera dikerjakan," ucapnya.

Sebagai lembaga yang bertugas mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden, KSP terus mendorong sinergi lintas sektor untuk membantu menyelesaikan berbagai hambatan implementasi di lapangan. Penguatan koordinasi tersebut dilakukan agar setiap PSN dapat berjalan tepat waktu, sesuai ketentuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagaimana arah kebijakan pembangunan Presiden.

Kepala Staf Kepresidenan menambahkan pembangunan Mother Station CNG di Tanjung Enim diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ketahanan energi nasional.

"Yang paling dominan dirasakan pasti adalah membuka lapangan pekerjaan, kemudian ketahanan energi nasional," jelasnya.


Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menghadiri koordinasi percepatan pembangunan fasilitas Compressed Natural Gas Mother Station di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Jumat, 3 Juli 2026


Sumatra Selatan dipilih sebagai lokasi pembangunan karena memiliki potensi sumber daya energi yang melimpah, baik gas bumi maupun batu bara, sehingga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.

Direktur Utama PGN, Arief K Risdianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kepala Staf Kepresidenan dan jajaran dalam pengawalan optimalisasi gas domestik, khususnya pengembangan Coalbed Methane Tanjung Enim dan infrastruktur penyaluran di Pagardewa.

"Dengan infrastruktur dan pengalaman yang dimiliki PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, kami siap menjalankan peran sebagai penghubung antara potensi pasokan gas domestik dengan kebutuhan energi nasional, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat serta berkontribusi pada perekonomian daerah. Dukungan KSP sangat penting untuk membantu memastikan koordinasi berjalan lebih efektif, dengan pembagian peran dan tindak lanjut yang jelas di antara seluruh pemangku kepentingan," ujar Arief.

Melalui pengawalan dan koordinasi yang berkelanjutan, KSP akan terus membantu Presiden memastikan berbagai program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara efektif, mengatasi kendala lintas sektor, serta menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

(Whisnu M)