Prabowo Panggil Bahlil, Bahas Listrik Desa hingga Pabrik Baterai

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres

Prabowo Panggil Bahlil, Bahas Listrik Desa hingga Pabrik Baterai

Gabriella Thesa Widiari • 29 October 2026 23:23

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia untuk membahas percepatan program listrik desa serta perkembangan pabrik baterai hasil kerja sama CATL dengan Antam. Hal ini untuk memperluas akses energi warga sekaligus memperkuat rantai hilirisasi nasional.

“Jadi ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini,” ujar Bahlil dilansir dari Antara, Kamis, 29 Oktober 2026.

Pemerintah terus mematangkan peresmian seribu lebih lokasi tersebut karena masih ada hampir 11 ribu desa dan dusun yang belum memiliki akses listrik. Selain masalah pemerataan energi, Bahlil juga melaporkan fasilitas produksi baterai kendaraan listrik hasil kerja CATL dengan Antam yang telah memasuki tahap produksi.

“Dalam waktu dekat akan diresmikan karena pabriknya sudah mulai produksi,” kata Bahlil.

Ia mengatakan, fasilitas tersebut menambah deretan pabrik baterai kendaraan listrik yang beroperasi di dalam negeri. Menurut Bahlil, perkembangan tersebut menunjukkan semakin terintegrasinya ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari pertambangan, pengolahan mineral, hingga produksi sel baterai. 


Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Foto: Antara. 

Bahlil menambahkan, integrasi rantai produksi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong hilirisasi. Dengan begitu, pengembangan industri tidak berhenti pada pengambilan bahan mentah, tetapi berlanjut ke tahap pengolahan dan produksi.

“Mungkin tidak banyak negara yang memiliki ini. Nah ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi,” kata Bahlil.

(Gabriella Thesa Widiari)