6 Rekomendasi Saham Senin 19 Oktober 2026: TINS hingga INCO

Ilustrasi. Foto: Dok MI

6 Rekomendasi Saham Senin 19 Oktober 2026: TINS hingga INCO

Eko Nordiansyah • 19 October 2026 10:20

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 19 Oktober 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 4.961,875.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.35 WIB, IHSG turun sebanyak 265,321 poin atau setara 5,12 persen ke level 4.919,784. IHSG berada di level tertinggi 4.974 dan terendah di 4.907.

Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, seiring tekanan jual kembali melanda saham-saham teknologi terkait AI. Indeks S&P 500 turun 1,22 persen, Nasdaq melemah 2,19 persen, Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,55 persen.

Di sisi lain, pasar saham Asia rebound setelah tekanan jual saham teknologi mereda, namun pasar saham Indonesia justru terpuruk setelah MSCI mengusulkan penurunan status pasar Indonesia dari emerging market.

Pada Jumat, 16 Oktober 2026, Bursa Efek Indonesia turun 11 persen, menjadi penurunan terdalam sejak 1998. Pelemahan terjadi setelah MSCI menyatakan pasar saham Indonesia tidak lagi memenuhi kriteria untuk menyandang status emerging market.

Indeks Nikkei Jepang menguat 1,39 persen dan Topix naik 1,67 persen. Indeks Korea Selatan, Kospi meningkat 2,05 persen dan Koasdaq melesat 4,5 persen. Sementara, Taiex Taiwan bertambah 0,3 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,5 persen, dan ASX 200 Australia menguat satu persen.

Sementara itu, diperdagangan sebelumnya, 16 Oktober, IHSG ditutup turun 11,6 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp3,4 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BMRI, ANTM, dan TLKM.

"IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan hari ini karena impact dari potensi penurunan MSCI rating, hindari dulu saham-saham dengan kepemilikan asing yang tinggi. Diperkirakan support IHSG: 4.900-5.000 dan Resist IHSG: 5.200-5.250," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam risetnya.


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: TINS, NCKL, INCO, AADI, CPIN, dan TAPG.

Berikut ini trading plan-nya:

1. TINS
Buy on Weakness dengan area beli di Rp3.310-Rp3.340, cutloss di bawah Rp3.300. Target dekat di Rp3.500-Rp3.600.

2. NCKL
Buy on Weakness dengan area beli di Rp640-Rp650, cutloss di bawah Rp640. Target dekat di Rp700-Rp730.

3. INCO
Buy on Weakness dengan area beli di Rp3.200-Rp3.250, cutloss di bawah Rp3.200. Target dekat di Rp3.500-Rp3.700.

4. AADI
Buy on Weakness dengan area beli di Rp9.200-Rp9.375, cutloss di bawah Rp9.200. Target dekat di Rp10.000-Rp10.450.

5. CPIN
Buy on Weakness dengan area beli di Rp2.400-Rp2.430, cutloss di bawah Rp2.380. Target dekat di Rp2.640-Rp2.720.

6. TAPG
Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.680-Rp1.700, cutloss di bawah Rp1.640. Target dekat di Rp1.800-Rp1.840.

(Eko Nordiansyah)