Fasilitas pengumpulan sampah terpilah resmi diluncurkan di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa.
Perluas Akses Daur Ulang, Titik Pengumpulan Sampah Dioperasikan di Jakarta
Fachri Audhia Hafiez • 28 September 2026 22:57
Jakarta: Fasilitas pengumpulan sampah terpilah resmi diluncurkan di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta Selatan, untuk memperluas akses masyarakat dalam mengelola sampah kemasan pascakonsumsi. Kehadiran fasilitas berupa waste station ini bertujuan mendorong kesadaran warga dalam memilah sampah.
Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Agus Rusly, memberikan apresiasi atas penyediaan layanan pengumpulan sampah terpilah. Waste station itu diluncurkan atas kolaborasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk bersama Rekosistem.
"Kehadiran Waste Station Indofood ini penting untuk menghubungkan kebiasaan memilah sampah kemasan dari sumber dengan pemanfaatan material dalam rantai daur ulang. Kami berharap kerja sama ini turut memperkuat pelaksanaan tanggung jawab produsen atas pengurangan sampah pascakonsumsi," ujar Agus dikutip melalui keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026.
Agus menambahkan, pemerintah memberikan apresiasi karena fasilitas ini menyediakan layanan penyetoran sampah terpilah yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan pengguna kawasan publik di ibu kota.
Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye 'Langkah Untuk Bumi'. Program ini bertujuan mendekatkan masyarakat dengan proses pemilahan sampah sekaligus mendukung kebijakan pemerintah terkait 'Pilah Sampah dari Sumbernya'.
"Bagi kami, ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi secara bertanggung jawab," kata Indrayana.
Fasilitas waste station ini diproyeksikan beroperasi selama satu tahun dengan target menjangkau sekitar 500 pengguna serta mengumpulkan hingga 30 ton sampah per tahun. Seluruh data pengumpulan dicatat dan diverifikasi secara berkala melalui real-time digital dashboard.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, turut menegaskan bahwa efektivitas pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan yang konsisten di tingkat sumber. Hal ini mesti dilakukan sebelum masuk ke sistem pengangkutan kota.
"Kehadiran Waste Station Indofood di kawasan Satrio dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung upaya tersebut, khususnya dalam memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat untuk memilah dan menyetorkan sampah yang masih memiliki nilai guna," ujar Dudi.

Fasilitas pengumpulan sampah terpilah resmi diluncurkan di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa.
CEO Rekosistem, Ernest C Layman, menambahkan bahwa keterlibatan aktif produsen seperti Indofood menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang inklusif dan terintegrasi.
"Melalui Waste Station, kami berharap semakin banyak masyarakat memiliki akses dan kesempatan untuk memilah serta menyetorkan sampah kemasan dengan lebih mudah," tutur Ernest.
Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan bantuan aplikasi Rekosistem untuk menemukan titik lokasi, melakukan penyetoran, hingga memantau pencatatan hasil setoran secara digital. Waste station itu dapat diakses publik setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00–17.00 WIB.