Sinoptik gelombang laut di sejumlah perairan Sumatera Utara pada 24-27 Oktober 2026. ANTARA/HO-BMKG
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Empat Meter di Perairan Sumut
Whisnu Mardiansyah • 23 October 2026 15:36
Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 2,5-4 meter di sejumlah perairan Sumatra Utara pada 24-27 Oktober 2026. Nelayan dan operator transportasi laut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menjelaskan potensi gelombang tinggi dipengaruhi keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia, sebelah Barat Kepulauan Nias. Kondisi tersebut memicu terbentuknya belokan angin dan pertemuan massa udara di wilayah Sumatra Utara.
Menurut Dasmian, dinamika atmosfer itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumatera Utara. Pola angin di bagian utara provinsi tersebut umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar 4-20 knot, Jumat, 23 Oktober 2026.
Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5-4 meter meliputi perairan Barat Kepulauan Nias, perairan Barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia di sebelah Barat Kepulauan Nias.
Sementara itu, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Sumatra Utara, perairan Kepulauan Batu, perairan Timur Kepulauan Nias, dan perairan Timur Sumatra Utara.
BMKG mengingatkan nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

Ilustrasi: Ombak tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Peringatan serupa ditujukan kepada operator kapal tongkang. Kapal jenis ini perlu mewaspadai kondisi laut ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sementara itu, kapal feri diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
BMKG meminta masyarakat yang beraktivitas di laut memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang selama periode peringatan, terutama di wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi.