Ilustrasi kecelakaan. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki, Ini Tips dan Alat Wajib Cegah Kebakaran Kendaraan
Putri Purnama Sari • 6 May 2026 18:02
Jakarta: Kecelakaan tragis antara bus dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, yang menewaskan 16 orang menjadi pengingat serius akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama terkait risiko kebakaran kendaraan.
Berdasarkan data awal yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB. Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Ketika melintas di wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.
Sopir bus kemudian berusaha mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan guna menghindari risiko yang lebih besar. Namun nahas, dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah truk tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat dihindari.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas tidak hanya berbahaya karena benturan, tetapi juga risiko lanjutan seperti kebakaran yang bisa memperparah dampak dan meningkatkan jumlah korban jiwa.
Risiko Kebakaran pada Kendaraan
Kebakaran kendaraan umumnya dipicu oleh beberapa faktor, seperti:- Kebocoran bahan bakar
- Korsleting listrik
- Mesin overheat (terlalu panas)
- Percikan api akibat gesekan keras saat kecelakaan
Tips Mencegah Kebakaran Kendaraan

Kecelakaan maut bus ALS diJalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Muratara
1. Rutin Periksa Sistem Kelistrikan
Pastikan kabel, aki, dan sistem listrik dalam kondisi baik. Kabel yang terkelupas atau sambungan tidak standar bisa memicu korsleting.
2. Cek Sistem Bahan Bakar
Periksa secara berkala tangki dan selang bahan bakar untuk memastikan tidak ada kebocoran. Kebocoran sekecil apa pun bisa berbahaya jika terkena percikan api.
3. Hindari Mesin Overheat
Selalu pastikan radiator berfungsi dengan baik, air pendingin cukup, dan oli dalam kondisi optimal untuk mencegah panas berlebih.
4. Sediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
APAR sangat penting sebagai langkah awal penanganan kebakaran. Alat ini dapat membantu memadamkan api kecil sebelum membesar.
5. Waspadai Tanda-Tanda Kebakaran
Segera hentikan kendaraan jika muncul tanda seperti:
- Bau gosong
- Asap dari mesin
- Suhu kendaraan meningkat drastis
Hindari kecepatan tinggi, jaga jarak aman, dan jangan melakukan manuver berisiko. Banyak kecelakaan fatal terjadi akibat kelalaian saat berkendara.
Alat Pencegah Kebakaran yang Wajib Ada di Kendaraan
Untuk meningkatkan keamanan, berikut beberapa alat yang disarankan:- APAR (dry powder atau CO2)
- Pemutus arus listrik otomatis
- Sensor suhu mesin
- Sistem pemadam otomatis (khusus kendaraan besar seperti bus dan truk).