Pos Kesehatan Bandara Jeddah Siaga Layani Jemaah Calon Haji Gelombang II

Pos Kesehatan di Bandara King Abdul Aziz. Foto: Media Indonesia/Akmal

Pos Kesehatan Bandara Jeddah Siaga Layani Jemaah Calon Haji Gelombang II

Akmal Fauzi • 8 May 2026 15:32

Jakarta: Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, siap melayani jemaah haji gelombang kedua yang membutuhkan bantuan medis. Pos kesehatan yang terletak di Zona E tersebut difungsikan sebagai titik pertolongan pertama bagi jemaah sesaat setelah mereka mendarat di Jeddah.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, memastikan fasilitas tersebut memadai untuk melakukan observasi tahap awal.

"Untuk klinik tingkat pertama, fasilitasnya sudah cukup," ujar Abdul Aziz saat meninjau langsung kesiapan pos kesehatan tersebut, dikutip Jumat, 8 Mei 2026.

Fasilitas kesehatan ini dilengkapi dengan dua unit tempat tidur serta berbagai peralatan medis darurat, termasuk tabung oksigen. Seluruh operasional pelayanan kesehatan di gerbang masuk Jeddah ini didukung sepenuhnya oleh tenaga kesehatan asal Tanah Air.
 


Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa operasional klinik berada di bawah kendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. "Tenaganya PPIH Arab Saudi, dokter dan perawat dari Indonesia," jelasnya.

Sebagai fasilitas tingkat pertama, klinik akan memberikan penanganan responsif bagi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan di area bandara. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan perawatan intensif, jemaah akan segera dirujuk ke rumah sakit mitra di sekitar bandara, seperti Saudi German Hospital.


Pos Kesehatan di Bandara King Abdul Aziz. Foto: Media Indonesia/Akmal

Terkait kondisi kesehatan jemaah, Liliek memaparkan sejumlah keluhan yang lazim muncul pascapenerbangan jarak jauh.

"Kebanyakan kelelahan, tekanan darah tidak stabil, gula darah naik karena jemaahnya lupa minum obat," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah untuk menjaga kebugaran sejak masih berada di Indonesia. Jemaah diharapkan sudah memulai masa istirahat total dan menghindari aktivitas fisik berlebihan setidaknya tiga hari sebelum jadwal keberangkatan.

Fase kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Bandara Jeddah dimulai pada Kamis, 7 Mei 2026, hingga 21 Mei 2026. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 5.795 jemaah dari 15 kelompok terbang (kloter) telah mendarat dengan selamat dan langsung menuju Mekah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)