Filipina Sebut ASEAN Perlu Lebih Lincah Hadapi Tantangan Regional dan Global

Filipina menjadi tuan rumah KTT ke-48 ASEAN. Foto: Kemlu RI

Filipina Sebut ASEAN Perlu Lebih Lincah Hadapi Tantangan Regional dan Global

Muhammad Reyhansyah • 7 May 2026 17:44

Cebu: Filipina mengatakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) perlu lebih lincah dalam merespons tantangan internal maupun eksternal yang dihadapi kawasan.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro saat membuka ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) di Cebu pada Kamis, 7 Mei 2026, yang dihadiri oleh para menteri luar negeri serta pejabat senior dari 11 negara anggota blok regional tersebut.

"Kami menghadapi pertemuan ini dengan pemahaman bahwa menghadapi ketidakpastian membutuhkan kelincahan dalam merespons tantangan mendesak dan mendesak, sekaligus komitmen kuat dalam mengejar tujuan jangka panjang kami di bawah ASEAN Community 2045," kata Lazaro, dilansir dari PNA.

Ia mengatakan AMM akan berfokus pada respons ASEAN terhadap krisis di Timur Tengah dan berbagai prioritas lain di bawah keketuaan Filipina, mulai dari isu politik, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Menurut Lazaro, bagi kawasan yang mengimpor lebih dari 50 persen minyak mentahnya, situasi di Timur Tengah berarti kenaikan signifikan biaya bahan bakar dan energi yang pada akhirnya memicu kenaikan harga input pertanian, pangan, dan kebutuhan pokok di Asia Tenggara.


Bahas Timor Leste hingga Myanmar

Selain krisis Timur Tengah, para menteri juga akan membahas integrasi Timor Leste pascakeanggotaan, keterlibatan ASEAN dengan mitra eksternal, serta peringatan 50 tahun ASEAN Treaty of Amity and Cooperation (TAC) di Asia Tenggara.

Lazaro yang juga bertindak sebagai utusan khusus ketua ASEAN untuk Myanmar mengatakan dirinya akan memberikan pengarahan mengenai situasi di Myanmar serta implementasi Konsensus Lima Poin.

Dalam pertemuan AMM tersebut, seluruh menteri luar negeri hadir kecuali Myanmar yang diwakili Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri U Hau Khan Sum.

Pertemuan itu merupakan bagian dari rangkaian agenda tingkat menteri menjelang Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 yang akan digelar pada Jumat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)