Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Senin, 16 Maret 2026. (tangkapan layar)
Antrean Horor di Gilimanuk, ASDP Tambah 16 Kapal
Media Indonesia • 17 March 2026 13:47
Jembrana: PT ASDP Indonesia Ferry melipatgandakan kapal feri di penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, Banyuwangi, dengan menambah 16 kapal menyusul antrean panjang pemudik yang hendak ke Banyuwangi. Antrean kendaraan sempat mencapai 35 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mengatakan penambahan kapal dilakukan dengan skema tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mengurai kepadatan.
"Dari laporan tim di lapangan, ASDP sudah menambah kapal sebanyak 16 kapal feri dengan skema tiba bongkar berangkat (TBB)," kata Nyono di Surabaya dikutip Media Indonesia, Selasa, 17 Maret 2026.
Hasil dari cara tersebut, perlahan antrean kendaraan pemudik yang hendak ke Banyuwangi bisa terurai. Antrean yang sebelumnya mencapai 35 kilometer kini berkurang menjadi 18 kilometer.
Dinas Perhubungan Jatim menurunkan tim penuh untuk membantu kelancaran pemudik yang tiba di Banyuwangi. Selain itu, petugas juga membantu parkir bagi pemudik yang hendak ke Bali sebelum Nyepi.
Untuk melayani penyeberangan, sebanyak 35 unit kapal feri dioperasikan. Dari jumlah tersebut, 16 kapal feri berkapasitas besar diberlakukan skema TBB. Artinya, 16 kapal tersebut hanya melakukan pemuatan dari Pelabuhan Gilimanuk, lalu bongkar muatan di Pelabuhan Ketapang, dan tidak melakukan pemuatan dari Ketapang.
Data Posko Angkutan Lebaran ASDP Ketapang mencatat arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa pada H-6 Lebaran atau Minggu, 15 Maret 2026 mengalami peningkatan signifikan. Total penumpang tercatat 80.416 orang atau naik 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60.099 orang.

Kapal penyeberangan. Foto: dok ASDP.
Jumlah kendaraan roda dua tercatat 18.306 unit atau naik 52,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 5.044 unit atau naik 9,2 persen dari tahun lalu 4.620 unit.
Bus tercatat 945 unit, naik 39 persen dibandingkan tahun lalu 680 unit, sementara truk tercatat 1.590 unit, turun 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.835 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali e Jawa pada H-6 Lebaran mencapai 25.885 unit atau naik 35,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.