Warga Rejang Lebong Diminta Waspada Dampak Cuaca Ekstrem

Petugas BPBD Rejang Lebong tengah memasang rambu-rambu peringatan jalan amblas di jalan milik kabupaten yang berada di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong. ANTARA/HO-BPBD Rejang Lebong

Warga Rejang Lebong Diminta Waspada Dampak Cuaca Ekstrem

Silvana Febiari • 20 March 2026 17:55

Rejang Lebong: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memperingatkan warga dalam 15 kecamatan untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem. Pasalnya, cuaca belakangan ini tidak menentu dan sulit diprediksi. 

"Warga Rejang Lebong kita minta untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak sepekan belakangan. Cuacanya tak menentu dan tidak bisa ditebak, kadang panas dan tidak lama turun hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto, dilansir dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026. 

Dia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di Kabupaten Rejang Lebong telah menimbulkan beberapa kejadian. Salah satunya terjadi pada 15 Maret 2026, ketika hujan deras disertai angin kencang membuat pohon besar di kawasan Pasar Atas Curup roboh dan menimpa dua kendaraan roda empat.
 


Pada kejadian itu, kata dia, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian yang ditimbulkan cukup besar. Dua unit kendaraan milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kejadian lainnya, tambah dia, terjadi pada 18 Maret berupa jalan amblas di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah. Peristiwa ini disebabkan hujan deras yang melanda wilayah tersebut sehingga jalan kabupaten amblas sepanjang lebih dari 10 meter.

"Di lokasi ini sudah dipasang rambu-rambu peringatan dan juga penanda agar warga yang lewat di tempat itu tidak terjebak di jalan yang amblas tersebut," terangnya.


Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong yang menjadi salah satu lokasi langganan banjir akibat luapan Sungai Air Duku di wilayah itu. ANTARA/Nur Muhamad


Menurut dia, peringatan mengenai potensi bencana akibat cuaca ekstrem telah disampaikan pihaknya ke masing-masing kecamatan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, karena potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, dia juga mengimbau warga dan pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Rejang Lebong untuk mewaspadai sejumlah titik rawan bencana, terutama tanah longsor. Titik rawan tersebut antara lain berada di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, Sumatra Selatan.

"Untuk di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau ini ada beberapa titik rawan longsor di antaranya di wilayah Kecamatan Binduriang, Padang Ulak Tanding dan wilayah Kecamatan Sindang Kelingi," tegas Budianto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)