Doa Naik Kapal Laut agar Selamat Sampai Tujuan, Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi, kapal Pelni. Foto: dok Pelni.

Doa Naik Kapal Laut agar Selamat Sampai Tujuan, Arab, Latin, dan Artinya

Riza Aslam Khaeron • 15 September 2026 07:00

Jakarta: Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebelum memulai perjalanan, termasuk saat hendak naik kapal laut. Doa ini dipanjatkan sebagai ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah Swt. agar perjalanan di laut diberi keselamatan, dijauhkan dari bahaya, dan selamat sampai tujuan.

Dilansir dari NU Online, doa naik kapal laut merupakan doa yang diambil dari kisah Nabi Nuh a.s. ketika menaiki bahtera. Doa tersebut juga disebut dalam hadis Rasulullah saw. sebagai doa perlindungan dari bahaya tenggelam saat berlayar.

Doa ini berasal dari potongan Surah Hud ayat 41 dan Surah Az-Zumar ayat 67 yang dibaca Nabi Nuh a.s. ketika kapal mulai berlayar. Doa ini dapat diamalkan saat naik kapal penumpang, kapal feri, perahu, sampan, atau kendaraan laut lainnya.

Berikut doa yang harus dibaca saat naik kapal laut:



Bismillahi majreha wa mursaha, inna rabbi laghafurur rahim. Wa ma qadarullaha haqqa qadrih.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya kapal ini. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya."
 

Asal-usul Doa Naik Kapal Laut dalam Al-Qur'an

Doa ini berasal dari firman Allah Swt. dalam Surah Hud ayat 41 yang menceritakan Nabi Nuh a.s. mengajak orang-orang beriman menaiki bahtera agar selamat dari banjir besar.


Wa qalar kabu fiha bismillahi majreha wa mursaha, inna rabbi laghafurur rahim.

Artinya: "Dan Nuh berkata, 'Naiklah kamu sekalian ke dalam kapal ini dengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" (Q.S. Hud: 41).
 

Hadis Rasulullah saw. tentang Doa Naik Kapal Laut

Dilansir dari NU Online, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar meriwayatkan hadis dari Ibnu Sunni melalui sahabat Husain bin Ali r.a. mengenai doa perlindungan ketika menaiki kapal laut.


'Anil Husaini bin 'Aliyyin radiyallahu 'anhuma qala: qala Rasulullahi sallallahu 'alaihi wa sallam: Amanun li ummati minal gharaqi idza rakibu an yaqulu: Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi laghafurur rahim, wa ma qadarullaha haqqa qadrih.

Artinya: "Dari Husain bin Ali r.a., Rasulullah saw. bersabda, 'Perlindungan bagi umatku dari bencana tenggelam ketika mereka menaiki kapal adalah membaca: Bismillahi majreha wa mursaha, inna rabbi laghafurur rahim, wa ma qadarullaha haqqa qadrih.'" (H.R. Ibnu Sunni).

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran membaca doa naik kapal laut sebagai permohonan keselamatan selama mengarungi lautan. Membaca doa sebelum perjalanan juga merupakan bentuk tawakal kepada Allah Swt., sembari tetap melakukan ikhtiar menjaga keselamatan selama berada di atas kapal.
 

Kapan Doa Naik Kapal Laut Dibaca?

Doa ini dapat dibaca pada beberapa waktu berikut:
  1. Sebelum menaiki kapal laut atau kapal feri.
  2. Saat kapal mulai meninggalkan pelabuhan.
  3. Ketika menaiki perahu, sampan, kapal nelayan, atau kendaraan laut lainnya.
  4. Saat memulai perjalanan di sungai, danau, maupun lautan.
Doa dibaca sebagai permohonan agar perjalanan dimudahkan, diberi perlindungan, dan selamat hingga tiba di tujuan.
   

Doa Perjalanan yang Juga Dianjurkan Saat Bepergian

Selain doa naik kapal laut, dianjurkan juga membaca doa berikut ketika melakukan perjalanan dengan kendaraan apa pun. Doa ini berisi permohonan agar Allah Swt. memberikan ketakwaan, memudahkan perjalanan, dan menjaga keluarga yang ditinggalkan.


Allahumma inna nas'aluka fi safarina hadzal birra wat taqwa, wa minal 'amali ma tardla. Allahumma hawwin 'alaina safarana hadza, wathwi 'anna bu'dah. Allahumma antash shahibu fis safar, wal khalifatu fil ahl. Allahumma inni a'udzu bika min wa'tsa'is safar, wa kaabatil manzhar, wa su'il munqalabi fil mali wal ahl.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan pelindung bagi keluarga yang kami ditinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta kepulangan yang buruk terhadap harta dan keluarga."

(Siti Nahdia Usman)

(Riza Aslam Khaeron)