Ilustrasi. Foto: Freepik.com.
Pemerintah Matangkan Program MBG Khusus Lansia 75 Tahun
Fachri Audhia Hafiez • 3 February 2026 20:37
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mematangkan skema program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok lanjut usia (lansia), khususnya mereka yang berusia di atas 75 tahun dan hidup sebatangkara. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan asupan nutrisi warga senior tetap terjaga.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN Prof. Dadan untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Kalau alokasinya sudah habis (terpenuhi), nanti baru di bawah 75 tahun," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
Gus Ipul menjelaskan, teknis pelaksanaan akan memanfaatkan dapur umum dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik BGN yang tersebar di wilayah penerima manfaat. Tidak hanya lansia, kelompok penyandang disabilitas juga masuk dalam daftar prioritas penerima layanan gizi ini. Mengenai basis data, Kemensos akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk melakukan asesmen agar bantuan tepat sasaran.
"Kita akan memperkuat dengan perawat-perawat yang terlatih secara bertahap. Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu, tapi sebelum mereka selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," ungkap Gus Ipul.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. BPMI Setpres.
Terkait urusan dapur pacu anggaran, Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh pendanaan akan dipusatkan pada BGN. Kemensos berperan krusial dalam menyediakan sistem distribusi serta menyiapkan tenaga caregiver yang akan merawat dan memastikan makanan sampai ke tangan penerima.
"Jadi, anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," ujar dia.