Nilai Tukar Yen Anjlok ke Level Terendah dalam Hampir Empat Dekade Terakhir

Ilustrasi mata uang yen. (Anadolu Agency)

Nilai Tukar Yen Anjlok ke Level Terendah dalam Hampir Empat Dekade Terakhir

Muhammad Reyhansyah • 30 June 2026 14:54

Tokyo: Nilai tukar yen Jepang melemah ke level terendah dalam hampir 39 tahun terhadap dolar Amerika Serikat (AS), di tengah ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi hingga akhir tahun. 

Kondisi tersebut kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan intervensi pemerintah Jepang di pasar valuta asing.

Pada Senin, 29 Juni 2026, dolar AS sempat menguat hingga 162,29 yen, menjadikan mata uang Jepang berada di posisi terlemah sejak Desember 1986.

Melansir Anadolu, pelemahan yen terjadi seiring masih lebarnya selisih suku bunga antara Jepang dan AS. Meski Bank of Japan (BOJ) telah menaikkan suku bunga acuannya menjadi 1 persen dari sebelumnya 0,75 persen—level tertinggi dalam 31 tahun—imbal hasil di Jepang masih jauh di bawah suku bunga AS.

Tekanan terhadap yen juga meningkat setelah Federal Reserve memberi sinyal masih membuka peluang menaikkan suku bunga sekali lagi sebelum akhir tahun.

Prospek suku bunga AS yang tetap tinggi membuat investor cenderung mempertahankan aset berbasis dolar, sehingga menekan nilai tukar yen.

Pelemahan mata uang Jepang juga berdampak pada meningkatnya biaya impor, terutama untuk energi dan bahan pangan, yang berpotensi menambah beban rumah tangga serta pelaku usaha di negara tersebut.

Pemerintah Jepang sebelumnya telah beberapa kali melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menahan pelemahan yen, termasuk pada periode akhir April hingga Mei lalu.

Meski demikian, tekanan jual terhadap yen masih berlanjut seiring perhatian investor tertuju pada perbedaan imbal hasil antara Jepang dan AS serta prospek fiskal Jepang.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama pekan lalu mengatakan Tokyo dan Washington sepakat mengambil langkah tegas apabila pergerakan nilai tukar kembali bergejolak. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuannya dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

Baca juga: Dolar AS Bergerak Fluktuatif, Yen Jatuh ke Level Terendah

(Willy Haryono)