Tampilan Aplikasi Trading Terstruktur dan Informatif Buat Pengguna Lebih Rasional

Ilustrasi tampilan layar aplikasi trading. Istimewa

Tampilan Aplikasi Trading Terstruktur dan Informatif Buat Pengguna Lebih Rasional

Whisnu Mardiansyah • 29 April 2026 22:33

Jakarta: Tampilan layar aplikasi trading saat ini saling berlomba menawarkan visual yang mencolok guna memanjakan para pengguna. Namun, tampilan yang menarik saja tidaklah cukup apabila tidak dilengkapi dengan informasi yang detail serta tombol yang informatif.

Dalam beberapa bulan terakhir, tim pengembang dari Catcrs mengumpulkan umpan balik dari para pengguna dan menemukan bahwa sebagian besar dari mereka sebenarnya tidak mencari efek visual yang mencolok. Mereka justru menginginkan informasi penting yang lebih terpusat dan lebih jelas. Ketika volatilitas pasar sedang tinggi, keterlambatan satu detik lebih lama hanya untuk mencari tombol tertentu dapat menambah tekanan emosi yang dirasakan oleh pengguna.

Tampilan aplikasi harus mampu memberikan kesan yang baik kepada para pengguna, khususnya mereka yang masih baru dalam dunia trading. Pengembang aplikasi pun dituntut untuk memahami secara mendalam makna dari empat kata, yakni "pengalaman dalam trading" (trading experience).

Juru Bicara Pemasaran Catcrs, Eneng Yulie Andriani, mengatakan bahwa tampilan aplikasi tidak hanya berfokus pada aspek visual semata, tetapi juga pada stabilitas dan kenyamanan pengguna dalam mengambil keputusan.

"Antarmuka yang bersih, dengan struktur informasi yang bertingkat dan jelas, dapat membantu pengguna membuat keputusan yang lebih mendekati rasional ketika mereka berada dalam kondisi penuh tekanan. Kami memandang pengalaman antarmuka depan (front-end) sebagai bagian dari keamanan, bukan sekadar lapisan dekorasi," ujar Eneng di Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.


Baca Juga :


Ia menambahkan, setiap pembaruan yang dilakukan selalu melibatkan kolaborasi lintas tim, mulai dari tim pengendalian risiko (risk control), mesin pencocok transaksi (matching engine), hingga layanan pelanggan (customer service). Hal ini dilakukan agar perubahan tampilan tidak menimbulkan potensi kesalahpahaman baru bagi para pengguna.

"Platform lebih memilih meluncurkan pembaruan sedikit lebih lambat, asalkan setiap pembaruan benar-benar dapat mengurangi beban pengguna dan meningkatkan kepercayaan mereka dalam bertransaksi," lanjutnya.

Bagi pengguna pada umumnya, perubahan terbesar dari antarmuka baru ini adalah sedikit berkurangnya rasa panik, serta lebih banyaknya rasa tenang dan yakin. Melihat laba dan rugi (profit dan loss) menjadi lebih intuitif, mengubah batas kerugian (stop-loss) menjadi lebih mudah ditemukan, dan ketika terjadi volatilitas besar, menutup posisi dengan cepat pun tidak lagi membuat pengguna kewalahan.


Ilustrasi Trading. (Dok. Freepik)

Setelah terbiasa dengan tampilan baru, pengguna akan menyadari bahwa ketika memantau pasar, mereka tidak lagi setegang sebagaimana sebelumnya. Pengguna dapat memusatkan perhatian pada keputusan yang benar-benar penting, alih-alih terus-menerus terganggu oleh tombol-tombol kecil yang ada di layar.

Catcrs melakukan pembaruan menyeluruh yang mencakup halaman beranda hingga halaman pemesanan (order). Tim pengembang membongkar satu per satu tindakan yang paling sering dilakukan oleh pengguna, kemudian merancang ulang alur aktivitas tersebut sehingga kegiatan memantau pasar, memasang order, dan menerima peringatan risiko menjadi lebih alami serta mudah untuk dijalankan.

Fitur-fitur yang paling sering digunakan dikumpulkan dan ditempatkan pada posisi yang lebih menonjol, sehingga jalur klik untuk melakukan deposit, penarikan dana, serta akses layanan pelanggan menjadi lebih pendek. Setelah pembaruan ini, respons halaman di tengah kondisi lalu lintas pasar (market traffic) yang tinggi menjadi lebih stabil, dan waktu tunggu ketika pengguna mengganti pasangan aset (asset pair) juga berkurang secara nyata.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)