Ledek Trump, Raja Charles: Kalau Bukan karena Kami, AS Akan Berbahasa Prancis

Raja Charles dan Presiden AS Donald Trump dalam jamuan makan kenegaraan. Foto: The New York Times

Ledek Trump, Raja Charles: Kalau Bukan karena Kami, AS Akan Berbahasa Prancis

Fajar Nugraha • 30 April 2026 16:15

Washington: Raja Inggris Charles III melontarkan candaan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam jamuan kenegaraan di Gedung Putih pada Selasa, 28 April 2026.

Candaan tersebut merujuk pada sejarah kolonial dan komentar Trump sebelumnya tentang Eropa.

Dalam pidato santainya, Charles menyindir bahwa tanpa peran Inggris di masa lalu, warga Amerika mungkin akan menggunakan bahasa Prancis.

“Berani saya katakan, jika bukan karena kami, Anda mungkin akan berbicara bahasa Prancis,” ujar Raja Charles, disambut tawa para tamu, seperti dikutip dari Vanguard News, Kamis 30 April 2026.

Pernyataan itu merujuk pada persaingan kolonial Inggris dan Prancis di Amerika Utara sebelum kemerdekaan Amerika Serikat sekitar 250 tahun lalu. Sebelumnya, Trump juga pernah menyatakan bahwa tanpa bantuan AS dalam Perang Dunia II, negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman.

Suasana jamuan berlangsung hangat meski terdapat ketegangan terkait isu geopolitik, termasuk konflik Iran. Kedua pemimpin tetap menonjolkan hubungan khusus antara Inggris dan Amerika Serikat dalam berbagai pernyataan mereka.

Charles juga menyinggung renovasi Gedung Putih dengan gaya humor, termasuk pembangunan ballroom baru. Ia bahkan mengaitkannya dengan peristiwa sejarah saat pasukan Inggris membakar Gedung Putih pada 1814.

Sementara itu, Trump membalas dengan candaan terkait pidato Charles di Kongres AS. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada Charles atas pidatonya di Kongres. Ia berhasil membuat Partai Demokrat berdiri, sesuatu yang belum pernah saya lakukan,” ucap Trump.

Sebagai simbol hubungan bilateral, Charles memberikan hadiah berupa lonceng dari kapal selam HMS Trump yang diluncurkan pada Perang Dunia II. Ia menyebut hadiah itu sebagai lambang sejarah bersama dan masa depan kedua negara.

Jamuan ini mencerminkan upaya mempererat hubungan Inggris dan Amerika Serikat di tengah dinamika global yang terus berkembang.

(Keysa Qanita)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)