Jumlah Korban Meninggal akibat Kecelakaan KA Bekasi Bertambah Jadi 15 Orang

Kecelakaan kereta api. Foto: Antara

Jumlah Korban Meninggal akibat Kecelakaan KA Bekasi Bertambah Jadi 15 Orang

Rahmatul Fajri • 28 April 2026 15:31

JakartaL Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkap jumlah korban kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL rute Jakarta-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa, 28 April 2026, pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia bertambah.

"Update sampai dengan jam 1 siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat," ujar AHY di Bekasi, Selasa, 28 April 2026.

Peningkatan jumlah korban ini terjadi seiring dengan keberhasilan tim SAR gabungan. Terutama, mengevakuasi sejumlah penumpang yang sebelumnya terjebak di dalam reruntuhan rangkaian kereta.
 


AHY menjelaskan proses evakuasi di hari kedua berjalan sangat krusial. Tim di lapangan berhasil mengeluarkan tiga orang korban yang sempat terjepit material besi kereta dalam kondisi hidup.

Saat ini, ketiga korban tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat. “Termasuk ada tiga yang tadinya terjepit bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit,” tambahnya.


Kondisi KRL usai tabrakan. Foto: Metrotvnews.com/Antonio

AHY mengatakan fokus saat ini adalah memastikan seluruh korban luka mendapatkan pelayanan medis yang optimal. AHY memastikan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan agar korban yang tengah dirawat dapat tertolong.

“Tentunya sekali lagi kita berupaya maksimal untuk melakukan penanganan secara medis agar bisa menyelamatkan saudara-saudara kita yang masih dirawat saat ini,” ujar AHY.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)