Satu Pelaku Pelecehan dan Pemerkosaan di Cipondoh Ditangkap

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari bersama Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit.

Satu Pelaku Pelecehan dan Pemerkosaan di Cipondoh Ditangkap

Hendrik Simorangkir • 13 May 2026 20:25

Tangerang: Satu pelaku pelecehan, pemerkosaan, disertai pengancaman terhadap seorang wanita berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, telah ditangkap. Namun, kepolisian masih memburu pelaku utama yang teridentifikasi bernama Ivan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan satu orang sebagai tersangka berdasarkan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa.

"Untuk sementara satu orang dijadikan tersangka hasil dari keterangan saksi-saksi yang sudah kita periksa," ujar Raden Muhammad Jauhari, Rabu, 13 Mei 2026.

Jauhari menuturkan, satu tersangka tersebut merupakan salah satu dari tiga orang yang berada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) saat bersama pelaku utama.

"Yang satu sudah ditangkap, dengan perannya mencabuli dan menyetubuhi korban saat kejadian," kata Jauhari.

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama bernama Ivan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku melarikan diri ke wilayah Serang, Banten.

"Tersangka utama (Ivan) masih proses pengejaran. Informasi yang kami himpun serta keterangan saksi info keberadaan pelaku disebut ke arah Serang," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit.
 


Parikhesit menjelaskan, pihaknya telah menggelar olah TKP serta meminta keterangan sejumlah warga yang tinggal di sekitar rumah pelaku. Pemeriksaan meliputi tetangga, ketua lingkungan atau RT/RW setempat, serta keluarga dan orang tua Ivan.

"Sudah banyak kami ambil keterangan warga setempat, termasuk orang tua pelaku juga sempat kami tanya, tapi mereka bilangnya 'enggak tahu kalau dia (Ivan) tidur malam-malam di ruang tamu, di teras ramai-ramai segala macam'," jelas Parikhesit.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial D, warga Cipondoh, Kota Tangerang, diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual. Kasus ini viral di media sosial. Korban diduga mengalami pelecehan setelah dijebak oleh pria yang dikenalnya dengan dalih diajak untuk memperbaiki sepeda motor.

Peristiwa tersebut viral di akun Instagram @tangkot24jam yang membagikan kronologi kejadian beserta bukti foto, video, dan tangkapan layar terduga pelaku dengan korban. Akun tersebut membagikan kejadian itu bermula saat korban tengah berkumpul bersama delapan teman pria di sebuah lokasi di kawasan Cipondoh.

Saat itu, salah satu pria bernama Ivan yang merupakan terduga pelaku mengajak korban pindah lokasi dengan modus ingin memperbaiki sepeda motor di salah satu rumah yang akan digunakan untuk balapan. Korban pun mengikuti ajakan tersebut tanpa rasa curiga.


Ilustrasi Metrotvnews.com

Namun, setibanya di lokasi yang dituju, korban justru diajak oleh terduga pelaku membeli minuman beralkohol. Usai membeli, beberapa pria tersebut pulang sehingga menyisakan terduga pelaku Ivan, korban, dan beberapa pria lainnya.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran. Korban baru menyadari ada yang tidak beres saat ia terbangun keesokan harinya pada pukul 07.00 WIB. Korban mendapati dirinya sudah tidak mengenakan pakaian di lokasi tersebut.

Saat masih dalam kondisi lemas dan pusing akibat pengaruh alkohol, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan seksual karena tidak mampu memberikan perlawanan. Korban pun berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan trauma.

Esok harinya, saat korban mencoba menemui terduga pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, Ivan justru bereaksi agresif. Ia membawa senjata tajam dan melakukan ancaman terhadap korban hingga akhirnya Ivan melarikan diri dan menjadi buron hingga saat ini.

Dengan mendapat intimidasi tersebut, korban pun berani menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orang tuanya. Pihak keluarga langsung melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan melakukan prosedur visum.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)