Wali Kota Bandung, M Farhan. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Belum Ada Kasus Super Flu di Bandung, Farhan Imbau Warga Tetap Waspada
Roni Kurniawan • 7 January 2026 16:17
Bandung: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, belum mewajibkan penggunaan masker bagi warga saat beraktivitas di tengah temuan 10 kasus influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Jawa Barat. Kebijakan soal masker menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
Menurut Farhan, hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di Kota Bandung. Karena itu, kebijakan khusus penggunaan masker dinilai belum diperlukan. Namun, masyarakat tetap diminta waspada.
"Terkait imbauan penggunaan masker, belum. Kalau itu harus dari Kementerian Kesehatan. Kita enggak boleh. Kalau bicara soal pengendalian pandemi, itu mesti di Kementerian Kesehatan," kata Farhan di Bandung, Rabu, 8 Januari 2026.
.jpg)
Ilustrasi virus Super Flu. (Medcom.id)
Farhan menegaskan, Pemkot Bandung tetap siaga dengan mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Penanganan wabah yang berskala nasional, kata dia, harus dilakukan secara terkoordinasi agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Meski begitu, Pemkot Bandung terus melakukan langkah antisipatif melalui penguatan layanan kesehatan dan pemantauan kondisi masyarakat. Farhan juga meminta fasilitas kesehatan di Kota Bandung untuk bersiaga menghadapi kemungkinan peningkatan kasus penyakit pernapasan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu atau demam yang tidak biasa," ujar Farhan.
Farhan menambahkan, Pemkot Bandung telah menyiapkan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari untuk penanganan apabila ditemukan kasus super flu.
"Apabila memang ada yang terindikasi di Kota Bandung mengidap super flu, kita sudah siapkan di RSUD tempat isolasi yang sangat baik," tegas Farhan.