Cirebon Antisipasi Penyebaran Super Flu

Tampak depan Kantor Dinkes Cirebon di Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman.

Cirebon Antisipasi Penyebaran Super Flu

Silvana Febiari • 8 January 2026 20:40

Cirebon: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mengantisipasi potensi penyebaran virus influenza A (H3N2) subclade K atau super flu. Upaya ini dilakukan dengan melaksanakan pemantauan dan pengecekan laporan dari fasilitas kesehatan.

“Untuk Kabupaten Cirebon sampai saat ini belum ada laporan kasus super flu,” kata Ketua Kerja Bidang Surveilans dan Imunisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cirebon Dede Kurniawan, dikutip dari Antara, Kamis, 8 Januari 2026.

Pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi super flu. Hal ini dilakukan meskipun belum ada temuan kasus di Kabupaten Cirebon.
 


Ia menjelaskan influenza A subclade K merupakan varian baru dari virus Influenza A (H3N2) yang memiliki tingkat penularan relatif cepat. Menurutnya, varian tersebut telah dilaporkan menyebar di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.

Atas dasar tersebut, Dinkes Kabupaten Cirebon tetap melakukan langkah antisipasi melalui penguatan surveilans dan pemantauan penyakit menular. Pihaknya juga mengintensifkan koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit guna memastikan sistem pelaporan berjalan optimal.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Dede.


Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.id


Dede menuturkan penerapan PHBS di masyarakat bisa menjadi langkah penting untuk mencegah penularan penyakit, termasuk influenza. Secara umum, kata dia, gejala Influenza A subclade K menyerupai flu biasa, seperti demam, batuk, dan pilek.

Namun, ia mengatakan tingkat keparahan gejala pada varian ini cenderung lebih berat dibandingkan influenza pada umumnya. Penularan virus influenza terjadi melalui saluran pernapasan, terutama melalui droplet saat penderita batuk atau bersin.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang namun waspada, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala flu berat,” tandasnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)