BNI Dorong Anak Muda Lampung Bijak Kelola Keuangan Digital

Gedung BNI. Foto: dok BNI.

BNI Dorong Anak Muda Lampung Bijak Kelola Keuangan Digital

Husen Miftahudin • 6 September 2026 17:02

Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat edukasi keuangan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui dukungan terhadap Lampung Financial Festival 2026. Mengusung tema "Young, Smart & Ready: Menyiapkan Generasi Muda Lampung Menghadapi Masa Depan", kegiatan tersebut digelar di Novotel Bandar Lampung pada 5–6 September 2026.

Lampung Financial Festival 2026 menjadi ruang edukasi dan dialog bagi masyarakat untuk memahami berbagai isu ekonomi dan keuangan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan literasi keuangan semakin penting seiring dengan meluasnya akses terhadap layanan keuangan dan transaksi digital.

Menurut dia, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang memadai agar dapat memanfaatkan berbagai kemudahan layanan keuangan secara bijak serta mengambil keputusan finansial sesuai kebutuhan dan tujuan jangka panjang.

"Dukungan BNI terhadap Lampung Financial Festival menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan bagi generasi muda agar semakin memahami cara mengatur keuangan, merencanakan kebutuhan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Minggu, 6 September 2026.

Festival tersebut mengangkat sejumlah topik yang dekat dengan generasi muda, mulai dari pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, perencanaan keuangan, investasi, perkembangan layanan keuangan digital, hingga pembentukan kebiasaan finansial yang sehat.
 



(Partisipasi generasi muda dalam Lampung Financial Festival 2026. Foto: dok BNI)
 

Perkuat layanan keuangan digital


Sejalan dengan penguatan literasi keuangan, BNI terus mengembangkan layanan digital melalui wondr by BNI. Layanan tersebut mendukung berbagai kebutuhan keuangan nasabah, mulai dari transaksi sehari-hari hingga perencanaan dan pengelolaan dana untuk kebutuhan masa depan.

"Literasi keuangan tidak berhenti pada pemahaman terhadap produk atau layanan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menggunakannya sesuai kebutuhan dan kondisi finansial masing-masing. Karena itu, BNI terus mendorong pemanfaatan layanan keuangan secara lebih terencana dan bertanggung jawab," kata Okki.

Okki menilai penguatan literasi semakin diperlukan seiring dengan perkembangan layanan digital dan semakin beragamnya pilihan produk keuangan yang dapat diakses masyarakat.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI mendukung perluasan akses layanan keuangan yang dibarengi dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun basis nasabah yang semakin cakap secara finansial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan penguatan layanan digital, BNI akan terus mendorong generasi muda agar semakin siap mengambil keputusan finansial, memanfaatkan peluang ekonomi, dan merencanakan masa depan secara lebih baik.

(Husen Miftahudin)