Ketua DPR RI Puan Maharani saat pembukaan sidang tahunan DPR. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
APBN Tembus Rp4.000 Triliun, Puan: Angkanya Sangat Besar
Eko Nordiansyah • 14 August 2026 15:26
Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya.
Puan menyebut, APBN adalah pilihan politik tentang ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan oleh rakyat. Ia menyebut, APBN mengalami kenaikan signifikan dari tahun ke tahun.
"Pada 2000, APBN berada pada besaran Rp197 trilliun. Pada 2010 sebesar Rp1.126 triliun. Dalam 10 tahun tersebut, belanja negara naik hampir enam kali lipat," kata dia dalam Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
.jpg)
Suasana sidang tahunan MPR-DPR-DPD. Foto: YouTube Metro TV.
APBN tercatat Rp3.842 triliun pada 2026
Pada 2026, APBN tercatat sebesar Rp3.842 triliun atau naik hampir 20 kali lipat dibandingkan 2000. Sementara dalam APBN 2027, kata Puan, bisa jadi APBN sudah mendekati besaran belanja Rp4.000-an triliun.
"Mungkin tidak ada satupun di antara kita yang pernah melihat banyaknya uang sebesar hampir Rp4.000 triliun. Angka itu begitu besarnya bahkan sangat besar," ungkap dia.
Meski begitu, Puan menyebut besarnya APBN tidak akan dirasakan bagi petani yang sedang menunggu panennya menghasilkan, anak yang ingin sekolah setinggi-tingginya, rakyat tidak mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, seorang pencari kerja untuk menghidupi keluarganya, atau urusan rakyat lainnya.
"Angka sebesar apa pun terasa tidak bermakna apabila belum dapat menjawab harapan dan urusan rakyat," kata Puan.