BNPB mengirimkan bantuan logistik hingga perangkat internet satelit ke NTT. Foto: dok. BNPB.
Tanggap Bencana NTT: BNPB Kirim 20 Unit Internet Satelit
Gabriella Thesa Widiari • 19 August 2026 06:48
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan 20 unit perangkat internet satelit Starlink hingga genset darurat ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu untuk untuk memastikan jaringan komunikasi di posko pengungsian dan area bencana tetap terhubung.
"Untuk mengantisipasi krisis komunikasi serta memastikan ketersediaan air bersih dan listrik di area terdampak bencana dan area pengungsian, rangkaian distribusi ini secara khusus menyertakan 20 unit perangkat internet satelit Starlink," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan, dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.
Pengiriman perangkat internet satelit tersebut menjadi bagian dari total 165,9 ton bantuan logistik dan peralatan pengungsian yang diterbangkan langsung dari Pos Pendukung Logistik Nasional PDB Gempabumi NTT, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Pengiriman bantuan udara ini terbagi ke dalam 12 sortie atau aktivitas penerbangan yang menggabungkan armada TNI Angkatan Udara (AU), pesawat kargo, serta maskapai komersial. Bantuan diprioritaskan menuju dua titik utama pendaratan, yakni Maumere (MOF) dan Labuan Bajo (LBJ).
"Menggunakan anggaran Dana Siap Pakai (DSP), BNPB memimpin pengiriman 120 Ton logistik melalui 8 sortie penerbangan utama," kata Berton.
Dari total tersebut, BNPB mengirimkan 10 unit perangkat internet satelit Starlink yang dibagi di penerbangan pertama dan penerbangan keenam.

BNPB mengirimkan bantuan logistik, tenda, hingga perangkat internet satelit ke NTT. Foto: dok. BNPB.
Semangat gotong royong lintas sektor juga ditunjukan melalui pengiriman 45,9 ton bantuan tambahan menggunakan pesawat kargo TNI AU, termasuk dukungan dari Setpres, Polda, Kemhan, Tim Manguni 86, hingga sektor swasta. Adapun Kemhan menyumbang 10 unit perangkat internet satelit Starlink tambahan menggunakan Airbus A-4002.
Selain perangkat komunikasi dan listrik pendukung, pengiriman bantuan kemanusian itu juga membawa kebutuhan vital bagi para pengungsi. Di antaranya tenda keluarga, tenda pengungsi, matras, selimut, paket sembako, makanan siap saji, hygiene kit, hingga busana ibadah.
"Seluruh bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana dan memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak gempa bumi di NTT," kata Berton.