Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Sumatera Barat terkena material banjir bandang. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Solok
11 Kantor Pemerintahan dan 28 Kendaraan Terdampak Banjir Bandang Solok
Lukman Diah Sari • 22 September 2026 09:49
Solok: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, mencatat 11 kantor pemerintah terdampak bencana banjir bandang pada Senin malam, 21 September 2026. Selain itu, banjir bandang juga merusak 21 unit mobil dan tujuh unit sepeda motor di lokasi kejadian.
"Penanganan dilakukan bersama unsur terkait di bawah koordinasi pemerintah daerah," tegas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul, melansir Antara, Selasa, 22 September 2026.
Korban Luka Dirujuk ke Padang
Selain itu, BPBD Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka akibat banjir bandang. Dia mengatakan tiga korban luka saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Padang."Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang," ungkap dia.
BPBD Kabupaten Solok mencatat terdapat sembilan Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 32 jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana alam ini. Khairul menyebutkan, para pengungsi telah ditempatkan di dua lokasi aman yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Kantor Bupati Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Senin malam, 21 September 2026. Instagram @bpbdprovsumbar
Banjir bandang diketahui menerjang kawasan Kompleks Kantor Bupati Solok di Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, serta Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang. Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu, 19 September lalu, yang mengakibatkan debit air meningkat drastis.
Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan bersama sejumlah unsur terkait hingga Selasa pagi masih terus melakukan penyisiran di lokasi terdampak. Petugas fokus melakukan evakuasi lanjutan terhadap warga yang membutuhkan bantuan darurat sekaligus merampungkan pendataan.
BPBD Kabupaten Solok mengimbau seluruh masyarakat di kawasan terdampak agar tetap waspada terhadap potensi banjir bandang susulan dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.