Generasi Muda Mesti Total Dukung Pemberantasan Korupsi

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Foto- Antara

Generasi Muda Mesti Total Dukung Pemberantasan Korupsi

M Sholahadhin Azhar • 30 August 2026 10:04

Jakarta: Generasi muda mesti mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal tersebut merupakan agenda strategis Presiden Prabowo Subianto.

"Presiden Prabowo saat ini sedang melakukan revolusi di berbagai sektor, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Saya berharap pemuda, khususnya KNPI, mendukung gerakan ini," kata Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat, dalam keterangan yang dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

Hal itu diungkap Jumhur saat menghadiri peringatan HUT ke-53 KNPI sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar DPP KNPI di Ballroom Puri Ratna, Grand Sahid Hotel, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Jumhur menilai momentum 53 tahun KNPI dan 81 tahun kemerdekaan Indonesia harus menjadi energi baru bagi pemuda untuk mengambil peran lebih besar dalam perjalanan bangsa. Pemuda, kata dia, tidak cukup hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut mengawal perubahan yang sedang berlangsung.

"Perubahan tersebut harus diarahkan untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat", ujar Jumhur.

Ia menilai pemberantasan korupsi menjadi salah satu bagian penting dari agenda tersebut. Sebab, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara. 

Menurut Jumhur, gerakan pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dukungan masyarakat, termasuk kelompok pemuda, dibutuhkan untuk membangun budaya antikorupsi sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan.

"Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah. Ini harus menjadi gerakan bersama," kata Jumhur.

Jumhur juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda dalam mengawal agenda perubahan. Menurutnya, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa pemuda selalu memiliki posisi penting dalam setiap fase perubahan bangsa.

"Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka perubahan tidak akan menjadi gerakan rakyat. Karena itu, KNPI harus mengambil posisi sebagai bagian dari kekuatan yang mendorong perubahan," kata Jumhur.

Ilustrasi generasi muda. Medcom

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung semangat perubahan yang dijalankan Presiden Prabowo. Haris mengatakan KNPI ingin memastikan energi kepemudaan diarahkan untuk memperkuat pembangunan nasional. Menurutnya, pemuda harus menjadi kekuatan yang produktif, kritis, sekaligus konstruktif dalam mengawal pemerintahan.

"Kami mendukung semangat revolusi yang dilakukan Presiden Prabowo," kata Haris.

Haris optimistis semangat perubahan tersebut dapat menjadi modal penting untuk membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. Menurut Haris, Indonesia Emas tidak akan terwujud hanya melalui kebijakan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda yang akan menjadi aktor utama pada 2045.

"KNPI berkomitmen mendorong pemuda untuk mengambil peran dalam pembangunan, menjaga persatuan serta mengawal agenda-agenda strategis pemerintah," kata Haris.

(Achmad Zulfikar Fazli)