Gelar Kehormatan Warga Adat Bali Wujud Semangat Kebhinekaan

Ketua Umum Andreas Sumual dan Sekretaris Jenderal Meyske Yunita dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan Manggala Taksu Agung dan Warga Adat Bali.

Gelar Kehormatan Warga Adat Bali Wujud Semangat Kebhinekaan

Whisnu Mardiansyah • 3 January 2026 21:44

Badung: Dua pimpinan DPP Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Setya Kita Pancasila (SKP) Indonesia menerima gelar kehormatan adat Bali. Ketua Umum Andreas Sumual dan Sekretaris Jenderal Meyske Yunita dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan Manggala Taksu Agung dan Warga Adat Bali.

Penganugerahan gelar dilakukan langsung oleh Ketua Manggala Taksu Agung, Jro Gde Widiarta, dalam acara 'Malam Doa Bersama di Pengujung Tahun 2025' di Kabupaten Badung, Bali, Rabu, 31 Desember 2025.

Gelar tersebut juga ditandai dengan pemberian nama kehormatan untuk keduanya, yaitu Gusti Ngurah Andreas Sumual dan Gusti Ida Ayu Meyske Yunita.

“Kami merasa sangat terhormat atas gelar yang diberikan oleh Manggala Taksu Agung. Ini menandakan kedekatan emosional dan spiritual yang erat antara perjuangan SKP dengan kearifan lokal Bali,” kata Andreas Sumual dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 Januari 2026.

Acara yang mengusung tema 'Satu Tekad, Satu Tujuan, Pererat Sinergi Setya Kita Pancasila Tahun 2026 Menuju Indonesia Emas' itu merupakan refleksi spiritual untuk mendoakan korban bencana di Sumatera serta kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam arahannya, Andreas menegaskan komitmen SKP sebagai garda terdepan menjaga keutuhan NKRI dan mendukung visi pemerintahan.

"Kami mendoakan agar Bapak Presiden Prabowo Subianto senantiasa dikaruniai kesehatan lahir batin dan hikmat kebijaksanaan untuk membawa bangsa ini menuju kejayaan,” ujarnya.

Selain itu, acara juga menjadi momentum untuk menyuarakan pernyataan sikap organisasi. Sekjen DPP SKP, Meyske Yunita, menyerukan pembersihan sistem pemerintahan dari korupsi dan nepotisme melalui doa lintas agama yang digelar.

“Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar negeri ini dibebaskan dari belenggu koruptor yang mencederai nilai keadilan Pancasila,” ujar Meyske.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)