Ilustrasi - Kondisi arus lalu lintas Jalan Raya Bandung -Garut di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung saat libur Nataru 2025 (29/12/2025). ANTARA/Ilham Nugraha
2,6 Juta Kendaraan Tercatat Melintasi Kabupaten Bandung di Libur Nataru
Whisnu Mardiansyah • 5 January 2026 11:34
Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merilis data arus lalu lintas selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sebanyak 2.675.017 kendaraan tercatat melintas di tiga jalur wisata utama wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric A Prabowo, menjelaskan data merupakan hasil rekapitulasi dari kawasan wisata Pangalengan, Ciwidey, dan Nagreg selama periode 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Berdasarkan data rekapitulasi, sekitar 2,67 juta kendaraan melintasi jalur wisata yang berada di Kabupaten Bandung, meliputi Ciwidey, Pangalengan, dan Nagreg,” kata Eric A Prabowo di Bandung seperti dilansir Antara, Senin, 5 Januari 2026.
Eric menyampaikan kepadatan arus lalu lintas tertinggi selama libur Nataru terjadi di Jalur Nagreg. Total kendaraan yang melintas di jalur ini mencapai 1,54 juta kendaraan. Lonjakan tertinggi terjadi tepat di hari pertama liburan.
“Adapun lonjakan arus lalu lintas di Jalur Nagreg tertinggi berada di hari pertama atau 24 Desember 2025 dengan total 179.712 kendaraan melintas dua arah,” ujarnya.
Lonjakan ini dipicu peningkatan mobilitas masyarakat saat memasuki masa libur sekolah. Dibandingkan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), lonjakan di Jalur Nagreg pada 24 Desember 2025 terutama pada arah Garut mencapai 137,50 persen di atas LHR.
Selain Nagreg, arus kendaraan di kawasan wisata Ciwidey tercatat sebanyak 625.076 kendaraan. Sementara di jalur Pangalengan mencapai 511.116 kendaraan. Eric juga menjelaskan rekapitulasi total volume penumpang angkutan kereta api di Kabupaten Bandung.
“Penumpang naik kereta api di wilayah tersebut tercatat sebanyak 162.988 orang,” jelasnya.

Suasana Taman Alun-alun Bandung, yang menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi wisatawan.
Sementara jumlah penumpang turun tercatat sebanyak 161.568 orang, dengan Stasiun Cicalengka menjadi titik turun terbanyak (85.849 orang), diikuti Stasiun Rancaekek (45.947 orang).
Data ini memberikan gambaran lengkap tentang mobilitas massal masyarakat di salah satu kawasan wisata terpopuler di Jawa Barat selama libur panjang akhir tahun. Dishub Kabupaten Bandung biasanya menggunakan data semacam ini untuk evaluasi dan perencanaan pengelolaan lalu lintas di masa mendatang.
Rincian penumpang naik berdasarkan stasiun:
-
Stasiun Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Tegalluar: 24.167 orang
-
Stasiun Rancaekek: 46.333 orang
-
Stasiun Haurpugur: 10.451 orang
-
Stasiun Cicalengka: 80.939 orang
-
Stasiun Nagreg: 1.098 orang