Ilustrasi visa. Foto: Thinkstock.
Daftar 89 Negara Bebas Visa bagi WNI, Apa Saja?
Riza Aslam Khaeron • 17 July 2026 19:30
Jakarta: Indonesia menempati peringkat ke-55 paspor terkuat di dunia berdasarkan Passport Index. Kondisi ini memungkinkan pemegang paspor Indonesia masuk ke 89 negara dengan akses bebas visa, visa on arrival (VoA), atau electronic travel authorization (eTA).
Data tersebut menunjukkan bahwa 42 negara di dunia memberikan akses bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
Sementara itu, 40 negara lainnya menetapkan aturan Visa on Arrival, tujuh negara dengan izin perjalanan elektronik (eTA), serta 109 negara masih menerapkan ketentuan visa reguler bagi WNI. Dengan demikian, paspor Indonesia memiliki tingkat jangkauan dunia sebanyak 45%.
Daftar Negara Bebas Visa (Visa-Free) untuk Indonesia Juli 2026
Bebas visa (visa-free) merupakan kebijakan yang memungkinkan warga negara Indonesia memasuki sebuah negara tanpa visa. Berikut daftar negara bebas visa bagi WNI:- Angola (30 hari)
- Barbados (90 hari)
- Belarus (30 hari)
- Brasil (30 hari)
- Brunei (14 hari)
- Kamboja (30 hari)
- Chili (90 hari)
- Kolombia (90 hari)
- Dominika (21 hari)
- Ekuador (90 hari)
- Fiji (120 hari)
- Gambia (90 hari)
- Guyana (30 hari)
- Haiti (30 hari)
- Hong Kong (30 hari)
- Iran (15 hari)
- Kazakhstan (30 hari)
- Kiribati (90 hari)
- Laos (30 hari)
- Makao (30 hari)
- Malaysia (30 hari)
- Mali (30 hari)
- Mikronesia (30 hari)
- Maroko (90 hari)
- Myanmar (14 hari)
- Namibia (30 hari)
- Palestina (tanpa batasan khusus)
- Peru (180 hari)
- Filipina (30 hari)
- Rwanda (90 hari)
- Serbia (30 hari)
- Singapura (30 hari)
- Saint Vincent dan Grenadines (90 hari)
- Suriname (tourist card 90 hari)
- Tajikistan (30 hari)
- Thailand (60 hari)
- Timor Leste (30 hari)
- Tunisia (90 hari)
- Turki (30 hari)
- Uzbekistan (30 hari)
- Venezuela (90 hari)
- Vietnam (30 hari)
Daftar Negara dengan Visa on Arrival (VoA) atau e-Visa

Ilustrasi. Foto: Unsplash.
Visa on Arrival adalah visa yang dapat diurus setibanya di negara tujuan dengan menyerahkan dokumen yang diperlukan. Sementara itu, e-Visa adalah visa yang diterbitkan secara digital, menggantikan visa fisik yang ditempel di paspor.
Berikut daftar negara dengan kebijakan Visa on Arrival untuk Indonesia:
- Bangladesh (VoA): 30 hari
- Komoro (VoA): 45 hari
- Guinea-Bissau (VoA): 90 hari
- Maladewa (VoA): 30 hari
- Kepulauan Marshall (VoA): 90 hari
- Mauritius (VoA): 60 hari
- Palau (VoA): 30 hari
- Paraguay (VoA): 30 hari
- Samoa (VoA): 90 hari
- Tuvalu (VoA): 30 hari
- Armenia (e-Visa): 120 hari
- Azerbaijan (e-Visa): 30 hari
- Bolivia (e-Visa)
- Burundi (e-Visa): 30 hari
- Kongo (e-Visa): 7 hari
- Kuba (e-Visa): 90 hari
- Jibuti (e-Visa): 90 hari
- Guinea Ekuatorial (e-Visa)
- Ethiopia (e-Visa): 90 hari
- Gabon (e-Visa): 90 hari
- Guinea (e-Visa): 90 hari
- India (e-Visa): 30 hari
- Yordania (e-Visa): 30 hari
- Kirgizstan (e-Visa): 30 hari
- Madagaskar (e-Visa): 90 hari
- Malawi (e-Visa): 30 hari
- Mauritania (e-Visa): 90 hari
- Nepal (e-Visa): 150 hari
- Nigeria (e-Visa): 90 hari
- Oman (e-Visa): 30 hari
- Papua Nugini (e-Visa/e-Visitors): 60 hari
- Qatar (e-Visa): 30 hari
- Rusia (e-Visa): 30 hari
- Sierra Leone (e-Visa): 30 hari
- Sudan Selatan (e-Visa): 90 hari
- Tanzania (e-Visa)
- Togo (e-Visa): 15 hari
- Uganda (e-Visa)
- Ukraina (e-Visa)
- Zimbabwe (e-Visa): 90 hari
| Baca Juga: Resmi! Pemerintah Indonesia Tambah 6 Negara Bebas Visa Kunjungan |
Daftar Negara Bebas Visa dengan eTA
Electronic Travel Authorization (eTA) merupakan izin perjalanan elektronik yang wajib dimiliki oleh Warga Negara Indonesia sebelum masuk ke negara tujuan.Berikut daftar negara yang menerapkan kebijakan eTA bagi WNI:
- Pantai Gading (90 hari)
- Jepang (15 hari)
- Kenya (90 hari)
- Mozambik (30 hari)
- Saint Kitts dan Nevis (90 hari)
- Seychelles (90 hari)
- Sri Lanka (30 hari)