Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi memetakan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Metro TV/ Heru Kristiaji)
BPBD Muaro Jambi Petakan Wilayah Rawan Karhutla
21 July 2026 12:26
Muaro Jambi: Musim kemarau dengan cuaca panas mulai melanda Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi memetakan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi, Paruhuman Lubis, mengatakan hingga saat ini tercatat sudah terjadi 12 kali kejadian karhutla di Kabupaten Muaro Jambi. Sebagian besar terjadi di Kecamatan Kumpeh.
"Di Kabupaten Muaro Jambi dari Januari sudah ada 12 kejadian kebakaran, yang paling banyak berada di Kecamatan Kumpeh karena di sana tanah gambut," kata Paruhuman di Muaro Jambi, Selasa, 21 Juli 2026.
Baca Juga :
30 Kasus Karhutla Landa Bangka Tengah
Selain itu, terdapat dua kecamatan lain yang juga masuk kategori rawan karhutla, yakni Kecamatan Jambi Luar Kota dan Kecamatan Sekernan.
Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, BPBD Muaro Jambi bersama TNI dan Polri terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan. Salah satunya melalui operasi pemadaman menggunakan metode water bombing yang melibatkan satu unit helikopter.

Petugas memadamkan kebakaran lahan di Muaro Jambi. (Metro TV/ Heru Kristiaji)
Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Normansyah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana.
"Dalam membuka lahan tidak diperbolehkan dengan cara dibakar," ujarnya. (Heru Kristiaji)