Pemkot Depok Gandeng KLH Cegah Kebakaran TPA Cipayung

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. ANTARA/Feru Lantara

Pemkot Depok Gandeng KLH Cegah Kebakaran TPA Cipayung

Silvana Febiari • 19 July 2026 19:20

Depok: Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mencegah terjadi kebakaran kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat langkah mitigasi.

“Kami juga sudah rapat dengan tim penanganan kebakaran dari KLH RI. Hal-hal yang ke depan perlu dilakukan terkait mitigasi, khususnya pengawasan, akan diperkuat melalui patroli lapangan yang sudah diterapkan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK),” kata Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, dilansir dari Antara, Minggu, 19 Juli 2026. 

KLH juga merekomendasikan penggunaan drone thermal untuk melakukan pemantauan berkala terhadap potensi panas di bawah permukaan timbunan sampah.
 


Pemkot Depok akan meningkatkan kesiapsiagaan sarana pemadaman. Upaya tersebut meliputi penyediaan embung portabel sebagai cadangan sumber air, optimalisasi hidran, serta penambahan sarana dan prasarana pendukung agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat saat kondisi darurat.

Penguatan upaya pencegahan tersebut dilakukan setelah evaluasi penanganan kebakaran bersama KLH di kawasan TPA Cipayung. Evaluasi menghasilkan sejumlah rekomendasi yang segera ditindaklanjuti.

Langkah ini dinilai penting mengingat musim kemarau dan dampak fenomena El Nino dapat meningkatkan risiko kebakaran di kawasan TPA.


Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Foto: Metro TV/Rama Julian Saputra.


Berdasarkan hasil pemantauan awal, saat ini tidak ditemukan titik api di permukaan TPA Cipayung. Meski demikian, potensi panas di bawah permukaan tetap harus diantisipasi melalui pembasahan rutin dan pemantauan secara berkala.

“Berdasarkan hasil pemantauan awal, saat ini tidak ditemukan titik api di permukaan TPA Cipayung. Namun, potensi panas di bawah permukaan tetap perlu diantisipasi melalui pembasahan rutin dan pemantauan secara berkala,” jelasnya.

Sebelumnya, kebakaran di TPA Cipayung terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis, 16 Juli 2026. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB setelah enam mobil pemadam kebakaran, 16 personel Damkar, dua alat berat DLHK, serta dukungan lintas perangkat daerah diterjunkan ke lokasi.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Metro Depok.

(Silvana Febiari)