Pagelaran Sabang Merauke 2026. Foto: Metrotvnews.com/Siti Nahdia Usman.
Digelar hingga 23 Agustus, Ini Daftar Pertunjukan Pagelaran Sabang Merauke 2026
22 August 2026 14:07
Jakarta: Pagelaran Sabang Merauke (PSM) 2026 digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 21-23 Agustus 2026. Sejumlah pertunjukan bertajuk Hikayat Srikandi Nusantara siap memanjakan mata pengunjung.
Pagelaran tahun ini kembali menghadirkan kolaborasi tari, musik, teater, busana, dan kesenian tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Namun, berbeda dari tahun sebelumnya, cerita yang diangkat kali ini lebih berfokus pada perempuan dalam berbagai cerita Nusantara.
Sejumlah tokoh yang menjadi bagian utama dalam pertunjukan antara lain Srikandi, Mahadewi, Dayang Sumbi, Mandeh Rubayah, dan Calon Arang. Kelima tokoh tersebut berasal dari latar cerita dan daerah yang berbeda.
Hadirkan 387 Penari dan 117 Jenis Koreografi
PSM 2026 menghadirkan skala pertunjukan yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Antara lain, penampilan 387 penari dengan 117 jenis koreografi.Koreografer utama PSM 2026, Sandhidea Cahyo, mengatakan jumlah penari tahun ini meningkat ketimbang PSM tahun sebelumnya. Sandhidea Cahyo merupakan seniman tari dan aktor asal Malang serta owner Yayasan Ngalambeksa Seni Nusantara. Dalam PSM 2026, ia menjadi bagian dari tim kreatif yang menggarap koreografi pertunjukan.
"Dan nomor koreografi tahun lalu sekitar 70 sekian, sekarang 117 nomor koreografi yang harus kita kerjakan bersama tim," ujar Sandhidea dalam konferensi pers di lokasi acara, Jumat, 21 Agustus 2026.
Seniman tari dan aktor asal Malang itu menyebut peningkatan jumlah penari dan jenis koreografi menjadi tantangan tersendiri. Tim harus mengatur komposisi penari agar setiap koreografi tetap dinamis dan panggung tidak sekadar dipenuhi oleh banyaknya pemain.
"Tidak hanya semua penari harus muncul semua. Tetap arahan dari Bapak Sutradara juga kita pertimbangkan betul arahannya seperti apa, kemudian ketika ada pengadeganan, tarinya harus seperti apa, dan lain-lain," terang dia.
Para penari merupakan hasil audisi dari berbagai daerah. Mereka telah berlatih sejak tiga bulan terakhir di Yogyakarta.
.jpg)
Dok Instagram @pagelaransabangmerauke.
Musik Teatrikal
PSM 2026 menghadirkan perpaduan musik yang beragam dalam Hikayat Srikandi Nusantara. Penonton disuguhkan lagu yang dibawakan penyanyi solo, orkestra, hingga musik tradisional yang dirangkai untuk mendukung cerita dan suasana pertunjukan.Komposer dan penata musik PSM 2026, Elwin Hendrijanto, mengatakan keberagaman tersebut menjadi bagian dari karakter PSM. Berbagai elemen musik tidak hanya dipadukan, tetapi juga saling memberikan inspirasi selama proses kreatif.
"Bicara tentang tidak saling bertabrakan, menurut saya memang pagelaran Sabang Merauke ini menurut saya pengalaman pekerjaan saya salah satu pagelaran yang paling ber-Bhineka Tunggal Ika," kata Elwin.
Kekuatan musik tradisional juga tetap dipertahankan dalam PSM 2026. Koordinator musik tradisional PSM, Dunung Basuki, mengatakan tim menghadirkan sejumlah warna baru dari berbagai daerah, di antaranya Suku Karo, Penajam Paser Utara IKN, dan Topeng Cirebon.
Musik tradisional dan aransemen modern dipadukan sedemikian rupa mengikuti kebutuhan cerita, sehingga setiap bagian memiliki warna musikal yang berbeda.
Parade Lagu Nusantara
Setidaknya ada 31 lagu yang dinyanyikan sepanjang pertunjukan. Lagu-lagu tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Papua. Selain itu, sejumlah lagu nasional turut dibawakan untuk memperkuat pesan persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.Pertunjukan dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menjadi simbol persatuan bangsa. Setelah itu, penonton diajak menyusuri perjalanan budaya Nusantara melalui berbagai lagu daerah yang telah dikenal lintas generasi.
Berikut ini daftar 31 lagu dan penyanyinya yang ditampilkan dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026:
- Indonesia Raya - Alicia Hartono
- Padang Bulan - Nino Prabowo
- Turi-Turi Putih - Nino Prabowo
- Kutidhieng - Yuyun Arfah, Gabriel Harvianto, dan Christine Tambunan
- Bungong Jeumpa - Yuyun Arfah, Gabriel Harvianto, dan Christine Tambunan
- Rambadia - Christine Tambunan, Alsant Nababan, dan Batavia Madrigal Singers (BMS)
- Injit-Injit Semut - Yura Yunita, Galabby, TRCC, dan BMS
- Pak Pung Pak Mustape - Yura Yunita, Galabby, TRCC, dan BMS
- Gending Sriwijaya - Alicia Hartono, Christine Tambunan, Raisa Andriana, dan BMS
- Kambanglah Bungo - Taufan Purbo dan Mirabeth Sonia
- Andalas Bersatu - Taufan Purbo, Yuyun Arfah, Alsant Nababan, Mirabeth Sonia, Alicia Hartono, Gabriel Harvianto, Nino Prabowo, dan Raisa Andriana
- Bubuy Bulan - Christine Tambunan dan Bima Zeno
- Manuk Dadali - Christine Tambunan dan Bima Zeno
- Ondel-Ondel - Raisa Andriana, Gabriel Harvianto, dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC)
- Bulan Andung-Andung - Okvalica
- Reog - Tanjung Perak Tepi Laut - Galabby
- Mahadewi - Padi Reborn, Yura Yunita, dan BMS
- Karungut Symphony - Yuyun Arfah dan BMS
- Lulo - Galabby, Mirabeth Sonia, Gabriel Harvianto, Nino Prabowo, dan BMS
- O Ina Ni Keke - Alicia Hartono dan Christine Tambunan
- Hai Rame-Rame - Swain Mahisa, Bima Zeno, dan Galabby
- Sio Mama - Alsant Nababan
- Janger - Pradnya Larasari
- Yamko Rambe Yamko - Gabriel Harvianto, Taufan Purbo, Yuyun Arfah, dan Christine Tambunan
- Sajojo - Gabriel Harvianto, Taufan Purbo, Yuyun Arfah, dan Christine Tambunan
- Cahaya Hati - Raisa Andriana
- Syukur - Raisa Andriana, Christine Tambunan, Nino Prabowo, Taufan Purbo, Mirabeth Sonia, Bima Zeno, Yura Yunita, Padi Reborn, dan Pradnya Larasari
- Indonesia Pusaka - Raisa Andriana, Christine Tambunan, Nino Prabowo, Taufan Purbo, Mirabeth Sonia, Bima Zeno, Yura Yunita, Padi Reborn, dan Pradnya Larasari
- Nusantara - Alicia Hartono, TRCC, BMS, dan Armonia
- Inspirasi Diri - Yura Yunita, Zie (Zahara Christie), dan all artist
- Lantunan Satu Bangsa - Yura Yunita, Zie (Zahara Christie), dan all artist

Dok Instagram @raisa
Yura Yunita hingga Raisa Ambil Bagian
Penyanyi Yura Yunita dan Raisa ambil bagian dalam PSM 2026. Keduanya menghibur penonton mengenakan busana Nusantara.Yura tampil di atas naga berkepala tiga yang menjadi salah satu bagian dari adegan pertunjukan Mahadewi.
PSM 2026 jadi debut Raisa. Selain bernyanyi, Raisa mendapat peran sebagai Srikandi dalam Hikayat Srikandi Nusantara yang menuntutnya untuk berakting, melakukan blocking, hingga menari.
Peran tersebut membuat Raisa harus menjalani proses adaptasi selama latihan. Ia mengaku sempat merasa malu ketika pertama kali berlatih mengucapkan dialog sebagai Srikandi.
"Pertama gitu ya. Setiap aku latihan, habis setiap satu kata, malu gitu. Sekarang kayak, wah ya udah pede," kata Raisa.
Informasi mengenai jadwal hingga cara beli tiketnya bisa dilihat di Instagram @pagelaransabangmerauke.
(Siti Nahdia Usman)