Asap dari serangan Iran di pangkalan militer AS. (Anadolu Agency)
IRGC Klaim Serang Pangkalan AS usai Dugaan Serangan di Pulau Sirik
Willy Haryono • 1 June 2026 13:57
Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang sebuah pangkalan militer Amerika Serikat yang disebut digunakan untuk melancarkan serangan terhadap menara telekomunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Menurut kantor berita Mehr pada Senin, 1 Juni 2026, IRGC menyatakan serangan dilakukan oleh Pasukan Dirgantara mereka beberapa jam setelah dugaan operasi militer AS terhadap fasilitas komunikasi tersebut.
Dalam pernyataannya, IRGC mengklaim pangkalan yang menjadi target berhasil dihancurkan dan seluruh sasaran yang telah ditentukan berhasil diserang.
IRGC juga memperingatkan bahwa setiap serangan lanjutan akan dibalas dengan respons yang “berbeda dalam skala dan sifatnya”.
Kelompok tersebut menegaskan tanggung jawab atas setiap eskalasi di kawasan akan berada di pihak Amerika Serikat.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah maupun militer AS terkait klaim Iran tersebut.
Pulau Sirik berada di dekat Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia yang menjadi titik penting perdagangan energi global.
Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah Iran mengklaim menembak jatuh drone MQ-1 milik AS, yang kemudian diikuti serangan militer Amerika terhadap fasilitas radar dan drone Iran.
Baca juga: Iran Bantah Laporan Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian