Mantan KSAD dan Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu disemayamkan di rumah duka, Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan
Pejabat Negara dan Purnawirawan TNI Melayat ke Rumah Duka Ryamizard Ryacudu di Cikeas
Whisnu Mardiansyah • 31 May 2026 22:08
Bogor: Sejumlah tokoh dari kalangan militer serta pejabat negara hadir untuk melayat ke rumah duka mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu. Rumah duka yang terletak di kawasan Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dipadati pelayat pada Minggu, 31 Mei 2026.
Suasana rumah duka tampak penuh oleh pelayat yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga almarhum, para purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI), pejabat negara, hingga sahabat-sahabat dekat Ryamizard. Jenazah disemayamkan di kediamannya sejak sekitar pukul 17.00 WIB dengan pengamanan ketat dari personel TNI yang membawa senjata api laras panjang.
Di antara tokoh yang hadir tampak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta sejumlah pejabat dan purnawirawan TNI lainnya.
Gatot Nurmantyo mengenang Ryamizard sebagai sosok pemimpin yang memiliki visi besar dan berani mengambil keputusan dalam berbagai penugasan TNI. Menurut Gatot, salah satu jasanya yang paling membekas adalah ketika Ryamizard mendorong pembangunan akses jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pascatsunami Aceh pada tahun 2004.
"Beliau yang berperan penting dalam program TMMD untuk membangun jalan dari Banda Aceh hingga Teunom. Saat itu banyak pihak yang meragukan karena kondisi wilayah yang terputus akibat tsunami. Namun beliau memerintahkan agar tetap dikerjakan, dan akhirnya berhasil diwujudkan," kata Gatot di Bogor, seperti dilansir Antara, Minggu, 31 Mei 2026.
Sementara itu, Dudung Abdurachman mengenang Ryamizard sebagai atasan yang banyak memberikan arahan ketika dirinya bertugas di Aceh. Menurut Dudung, Ryamizard selalu menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam setiap operasi militer dan mengingatkan bahwa masyarakat harus dirangkul, bukan dianggap sebagai lawan.
"Beliau menyampaikan kepada saya bahwa masyarakat Aceh bukan musuh kita, sehingga pendekatan yang digunakan haruslah pendekatan kemanusiaan. Prinsip itulah yang saya pegang teguh saat menjalankan tugas," kata Dudung.
.jpg)
Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014–2019, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga.
Dudung menilai Ryamizard sebagai seorang prajurit yang profesional dan konsisten dalam mendorong pengembangan organisasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI.
"Beliau adalah prajurit sejati, prajurit asli yang benar-benar profesional. Banyak hal yang beliau kembangkan agar para prajurit semakin profesional di bidangnya masing-masing," ujar Dudung.
Ryamizard Ryacudu merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002 hingga 2005. Pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, Ryamizard dipercaya mengemban amanat sebagai Menteri Pertahanan untuk periode 2014 hingga 2019.