Ilustrasi freepik
Produksi Susu Segar Berkurang, Peternak Minta Penambahan Populasi Sapi
Muhamad Marup • 27 March 2026 16:08
Jakarta: Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI), Agus Warsito, menyebut produksi susu segar di Indonesia semakin berkurang. Salah satu penyebabnya adalah jumlah sapi di peternakan skala kecil hanya berjumlah 2-4 ekor sapi saja.
"Produksi susu segar di negara Indonesia ini justru makin kecil untuk memenuhi kebutuhan nasional yang masyarakat Indonesia 218 juta," ujar Agus, dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Day 1, di Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.
"Hari ini kita tahu 20& peternak dalam negeri 80% impor. Kita harapkan porsi ini diimbangkan di posisi 50%-50%," jelasnya.
Dia berharap, para peternak kecil bisa mengelola setidaknya 8-10 ekor sapi untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri. Dia juga menagih janji Presiden RI Prabowo Subianto yang akan menambah populasi sapi sebanyak 1,5 juta ekor diprioritaskan bagi peternak kecil.
"Janganlah penambahan populasi (sapi) diarahkan kepada big farm, tapi justru lebih banyak diberikan kesempatan kepada peternak sapi perah kecil," ucapnya.
Dukungan Pembiayaan
Agus mengungkapkan, dukungan pemerintah berupa hal teknis peternakan sangat membantu. Meski demikian, kendala lain bagi peternak adalah kesulitan untuk mengakses dukungan pembiayaan.

Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI), Agus Warsito. Foto tangkapan layar BRIN
Dia menyebut, tidak semua lembaga pembiayaan bisa menyesuaikan dengan dinamika ekosistem di peternakan sapi perah skala kecil. Menurutnya, butuh mekanisme pembiayaan yang lebih berpihak.
"Importir (sapi) dari Australia, New Zealand sudah sangat siap mau impor berapa banyak sapi, tapi problemnya di lembaga pembiayaan yang ada di negara kita tampaknya belum menyesuaikan dengan batas kemampuan peternak kita," ucapnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com