Longsor Cisarua, Gibran Prioritaskan Kebutuhan Kelompok Rentan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden.

Longsor Cisarua, Gibran Prioritaskan Kebutuhan Kelompok Rentan

Fachri Audhia Hafiez • 25 January 2026 15:43

Bandung Barat: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 25 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Wapres menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil di posko pengungsian. Ia meminta tim kesehatan bersiaga 24 jam untuk memastikan kondisi fisik dan logistik para pengungsi tetap terjamin selama masa darurat.

“Saya titip warga yang ada di pengungsian ini, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan difabel agar benar-benar diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari dan obat-obatan tersedia. Tim kesehatan harus siaga 24 jam,” tegas Gibran saat memberikan keterangan di lokasi bencana dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 25 Januari 2026.
 


Terkait kerusakan infrastruktur, Gibran menginstruksikan percepatan perbaikan hunian warga. Ia juga mewanti-wanti pemerintah daerah agar rencana relokasi disosialisasikan dengan baik, terutama menyangkut kedekatan lokasi baru dengan sumber mata pencaharian warga setempat.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki. Jika perlu relokasi, mohon disosialisasikan dengan baik dan tidak terlalu jauh dari tempat asal serta sumber penghidupan warga,” tambah Gibran.


Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden.

Hingga saat ini, tercatat 16 orang meninggal dunia dan sekitar 60 warga masih dalam pencarian akibat bencana yang dipicu curah hujan tinggi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, tersebut. Menko PMK Pratikno yang turut mendampingi Wapres menyatakan bahwa operasi SAR akan terus dilakukan secara nonstop dengan melibatkan personel gabungan dari Basarnas, BNPB, dan relawan.

Pemerintah juga telah mengerahkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Bandung Raya untuk mengantisipasi potensi bencana susulan dan mempermudah proses pencarian korban di lapangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)