Kisah Perempuan Gaza Buat Lentera Ramadan dari Selimut Bantuan

Kehidupan warga Palestina di tengah pengungsian di Gaza. (Anadolu Agency)

Kisah Perempuan Gaza Buat Lentera Ramadan dari Selimut Bantuan

Willy Haryono • 15 February 2026 09:36

Gaza: Menjelang bulan suci Ramadan, seorang perempuan pengungsi asal Khan Younis Timur, Rihan Sharab, memanfaatkan bahan bantuan kemanusiaan untuk membuat lentera dan dekorasi Ramadan di bengkel kecilnya di Gaza.

Dalam rekaman yang diambil media Viory, Rihan terlihat merakit lentera berwarna-warni, boneka Ramadan, serta kain bertuliskan “Ramadan Kareem” yang dipajang di ruang kerjanya yang sederhana.

Rihan mengatakan ide membuat lentera bermula dari permintaan putranya.

“Suatu hari, anak saya meminta dibuatkan lentera. Saat itu saya merasa mampu membuatnya dan membagikannya di media sosial. Ketika saya unggah, ternyata ada permintaan, dan dari situlah kisah saya bekerja membuat lentera dimulai,” ujarnya.

Dalam proses pembuatan, ia menggunakan bahan terbatas seperti kain, kardus, silikon, dan rumbai. Namun, Rihan mengaku kesulitan mendapatkan kain akibat penutupan perbatasan yang membatasi masuknya sejumlah barang ke Gaza.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, ia memanfaatkan selimut termal dari bantuan kemanusiaan yang didaur ulang menjadi bahan lentera berbasis wol dan kardus.

“Saya memanfaatkan bantuan itu untuk membuat lentera Ramadan dari kardus. Tentu saja saya membuatnya untuk membawa kegembiraan bagi anak-anak,” katanya.

Beragam lentera hasil karyanya kini menghiasi bengkel kecil tersebut dalam berbagai bentuk dan warna. Di tengah kondisi yang penuh tantangan, kreativitas Rihan menjadi simbol harapan bagi warga Gaza dalam menyambut Ramadan. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Bulan Suci Ramadan 2026: Sejumlah Negara Resmi Tetapkan Awal Puasa

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)