Diduga Main HP saat Berkendara, Mahasiswa di Gowa Tewas Kecelakaan

Mahasiswa korban kecelakaan motor di Jalan Tun Abdul Razak, saat dievakuasi ke rumah sakit terdekat, Kamis, 22 Oktober 2026. Metrotvnews.com/Muhammad

Diduga Main HP saat Berkendara, Mahasiswa di Gowa Tewas Kecelakaan

Muhammad Syawaluddin • 22 October 2026 19:32

Makassar: Seorang mahasiswa berinisial Rafli Riyanto (24) tewas dalam kecelakaan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ia menabrak pembatas jalan dan pohon hingga terpental.

Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadlhyh, mengatakan peristiwa kecelakaan yang menewaskan satu mahasiswa tersebut terjadi di Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Somba Opu, Kota Makassar, jelang Subuh.

"Baik, jadi awal kejadian laka tunggal yang terjadi di Tun Abdul Razak," katanya, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.


Kecelakaan tersebut terjadi saat korban yang merupakan mahasiswa di salah satu kampus di Kota Makassar tengah mengendarai sepeda motor jenis CRF. Ketika berada tepat di Jalan Tun Abdul Razak, korban mengalami lost control.

"Korban dinyatakan meninggal di tempat dengan adanya hantaman pohon setelah out control dari pembatas jalan yang ada di bagian tengah jalanan," ungkapnya.

Korban dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Ia mengalami luka berat di bagian wajah dan patah tulang pada lengan kiri.

"Adapun kondisi korban pada saat kami melihat di rumah sakit bahwa terjadi luka berat pada bagian muka dan bagian lengan kiri mengalami patah tulang," jelasnya.


Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadlhyh, saat diwawancarai, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin. 


Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Namun, dugaan sementara, korban menggunakan telepon genggam saat berkendara.

"Adapun indikasi kecelakaan, korban tidak menggunakan helm pada saat berkendara dengan kecepatan tinggi dan handphone dalam keadaan sedang mengontak temannya pada saat berkendara roda dua. Karena saat terjadi tabrakan di lokasi, handphone masih dalam kondisi on," ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Gowa, untuk selalu menggunakan helm saat berkendara dan tidak bermain ponsel. Penggunaan ponsel dapat mengalihkan konsentrasi pengendara sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

"Penggunaan handphone pada saat berkendara, tentunya membagi titik fokus. Sehingga sangat-sangat mudah untuk terjadinya fatalitas laka lantas yang bisa saja merenggut nyawa bagi pengendara roda dua maupun roda empat itu sendiri," imbaunya.

(Silvana Febiari)