Shayne Pattynama Ungkap Pentingnya Asupan Protein untuk Performa Atlet

Pemain sepak bola nasional Shayne Pattynama. Istimewa

Shayne Pattynama Ungkap Pentingnya Asupan Protein untuk Performa Atlet

Whisnu Mardiansyah • 6 November 2026 06:42

Jakarta: Pesepakbola Indonesia, Shayne Pattynama, mengungkap pentingnya menjaga asupan protein untuk menunjang performa atlet profesional. Kebutuhan nutrisi, termasuk jumlah kalori dan protein, menjadi salah satu hal yang diperhatikannya dalam menjalani aktivitas latihan maupun pertandingan.

Shayne mengatakan, intensitas latihan dan pertandingan menuntut atlet memperhatikan asupan makanan. Protein menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung proses pemulihan tubuh setelah menjalani aktivitas fisik.

“Pengaruhnya besar karena ini protein, kamu butuh banyak protein dari daging. Kita menjalani sesi yang sulit, dan jika kamu bermain di pertandingan, itu sangat sulit, jadi kamu harus memiliki jumlah daging yang tepat untuk pulih jadi sangat penting untuk memiliki jumlah yang tepat,” kata Shayne dalam sebuah wawancara di Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2026.

Untuk menjaga kebutuhan nutrisinya, Shayne mengaku memiliki nutrisionis pribadi yang membantu mengatur pola makan sehari-hari. Pengaturan tersebut mencakup jumlah kalori dan protein serta pembagian menu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.

“Namanya Amelia (nutrisionis) dia akan membuat jadwal untukku, apa yang aku makan pagi, makan siang, makan malam jadi semuanya tergantung kalori hari ini aku memiliki lebih banyak daging, itu sangat detail itu sangat penting.” Kata Shayne.

Menurut Shayne, pengaturan asupan makanan menjadi bagian penting dalam rutinitasnya sebagai atlet. Jumlah makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian, termasuk ketika ia membutuhkan asupan daging lebih banyak.
 


Pengalaman Shayne dalam menjaga pola makan menjadi salah satu misi dan keterlibatannya dalam kampanye regional Got Beef yang digagas Aussie Beef melalui Meat & Livestock Australia (MLA).

Dalam kampanye tersebut, Shayne diperkenalkan sebagai talenta sepak bola berbakat nasional. Pemilihan Shayne dinilai tidak hanya dikenal sebagai atlet, tetapi juga memiliki ketertarikan terhadap kuliner dan kebiasaan memasak.

“Jadi kami ingin menemukan talenta yang bukan sekadar sosok terkenal, tetapi kami ingin mencari orang yang benar-benar menyukai dan suka memasak. Jadi dia adalah mitra yang sangat sempurna untuk kami," ujar General Manager Meat & Livestock Australia, Andrew Cox.

Andrew menjelaskan, kampanye tersebut menggabungkan sepak bola dan kuliner karena keduanya dinilai memiliki kemampuan mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya. Khususnya di Asia Tenggara, meski dari berbagai budaya dan kuliner yang berbeda, mereka memiliki kecintaan yang sama terhadap sepak bola dan makan.


Foto: Instagram/@s.pattynama


"Makanan lezat membawa orang-orang berkumpul bersama, begitu pula sepak bola yang menyatukan orang-orang untuk menonton. Jadi kami pikir, mari gabungkan kedua hal ini,” kata Andrew.

Sepak bola dan kuliner memiliki kekuatan yang sama untuk menyatukan masyarakat, terlepas dari tim mana yang mereka dukung. Dengan bergabungnya Shayne Pattynama dalam kampanye ini di Indonesia, diharapkan semakin banyak penggemar sepak bola yang terinspirasi untuk menerapkan pola asupan makanan yang sama seperti Shayne.

Kampanye Got Beef, berlangsung selama dua tahun di enam negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Program tersebut dijalankan melalui kemitraan MLA dengan ASEAN United FC. Sejumlah kompetisi sepak bola yang masuk dalam rangkaian kampanye ini meliputi ASEAN Cup 2026, ASEAN Club Championship, ASEAN Women’s Cup, dan ASEAN U-23 Championship.

Dalam kegiatan di Jakarta, Shayne berkolaborasi dengan Chef Freddie Salim, salah satu Aussie Beef Mates, dalam demonstrasi memasak. Chef Freddie memperkenalkan dua hidangan berbahan daging sapi Australia, yaitu ribeye steak dan beef sliders yang menggunakan daging sapi cincang.

(Whisnu M)