Presiden Prabowo Hadiri Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Halmahera

Presiden Prabowo Subianto menunjungi Kawasan Industri Weda Bay, di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Metro TV.

Presiden Prabowo Hadiri Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Halmahera

Siti Yona Hukmana • 8 October 2026 12:54

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menunjungi Kawasan Industri Weda Bay, di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. Kehadiran ini dalam rangka groundbreaking dan komersialisasi 11 ekosistem hilirisasi nikel serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik.

Dalam Breaking News Metro TV, Kepala Negara didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi Indonesia Rosan Roeslani. Lalu, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Presiden Prabowo Subianto menunjungi Kawasan Industri Weda Bay, di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Metro TV.

"Kehadiran Bapak Presiden membawa pesan yang sangat kuat bapak, tentang hilirisasi dan insdustrialisasi adalah agenda utama nasional yang tentunya akan memberikan dampak positif secara ekonomi kepada nasional dan tentunya juga kepada daerah yang pada saat ini adalah Maluku Utara," kata Rosan dalam sambutannya pada acara tersebut dilihat dalam Breaking News Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.

Setelah Rosan memberi sambutan, agenda dilanjutkan penampilan video selayang pandang. Selanjutnya penyampaikan pidato oleh Presiden Prabowo. Lalu, dilanjutkan Presiden menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya groundbreaking dan komersialisasi 11 ekosistem hilirisasi nikel serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik.

Diketahui, program hilirisasi ini senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun. Proyek tersebut mencakup komersialisasi empat proyek industri yang telah siap serta peletakan batu pertama untuk pembangunan tujuh proyek industri baru.

(Siti Yona Hukmana)