Dua Bandara Indonesia Jadi Lokasi Kerja Sama Penanganan Kargo Gapura Angkasa

Ilustrasi penerbangan. Foto- Dok MI

Dua Bandara Indonesia Jadi Lokasi Kerja Sama Penanganan Kargo Gapura Angkasa

Deny Irwanto • 3 October 2026 13:48

Jakarta: Layanan penanganan kargo udara di Indonesia kembali mendapat dukungan melalui kerja sama antara PT Gapura Angkasa dan Turkish Cargo. Kedua perusahaan menandatangani perjanjian layanan penanganan kargo untuk operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Perjanjian tersebut ditandatangani di Istanbul pada 24 September 2026. Kerja sama mencakup Seksi 5 - Layanan Penanganan Kargo, dengan PT Gapura Angkasa menyediakan layanan sesuai ruang lingkup, prosedur, dan standar operasional yang telah disepakati kedua pihak.

"Indonesia adalah bagian penting dari jaringan kargo udara global kami. Kemitraan kami dengan Gapura Angkasa mendukung operasional kami di Soekarno-Hatta dan Denpasar, membantu kami menghadirkan layanan yang konsisten dan lancar bagi para pelanggan di seluruh kawasan. Di Turkish Cargo, kemitraan penanganan kargo yang kuat sangat esensial bagi komitmen tersebut, dan kami menantikan kelanjutan kolaborasi kami dengan Gapura Angkasa ke depannya," kata Chief Cargo Officer Turkish Airlines, Ali Türk, dalam keterangan pers dikutip, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai merupakan dua bandara yang melayani penerbangan internasional. Penanganan kargo di kedua bandara tersebut menjadi bagian dari kegiatan operasional Turkish Cargo sekaligus mendukung konektivitas angkutan barang melalui jalur udara.


Penandatanganan perjanjian antara PT Gapura Angkasa dan Turkish Cargo di Istanbul pada 24 September 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Dalam kerja sama tersebut, Gapura Angkasa mengandalkan jaringan operasional dan tenaga kerja yang menangani kegiatan ground handling serta kargo. Pelaksanaan layanan juga mencakup aspek keselamatan, keamanan, kualitas layanan, dan kepatuhan terhadap ketentuan operasional penerbangan.

Sementara Chief Executive Officer PT Gapura Angkasa, Ichwan F. Agus, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari perkembangan layanan penanganan kargo perusahaan bersama maskapai internasional.

"Kami melihat perkembangan industri penerbangan dan logistik yang berkelanjutan sebagai peluang untuk semakin meningkatkan kapabilitas, kesiapan operasional, dan kualitas layanan kami, yang memungkinkan PT Gapura Angkasa untuk memberikan dukungan yang semakin handal sekaligus berkontribusi pada konektivitas kargo udara domestik dan internasional yang lebih kuat," jelas Ichwan.

Sementara Chief Commercial Officer PT Gapura Angkasa, Denny Perdana Wirawan, mengatakan perjanjian tersebut menjadi bagian dari pengembangan kerja sama dengan maskapai penerbangan internasional dalam layanan penanganan kargo.


Penandatanganan perjanjian antara PT Gapura Angkasa dan Turkish Cargo di Istanbul pada 24 September 2026. Dokumentasi/ istimewa.

"Sejalan dengan lanskap penerbangan dan logistik yang terus berkembang, perusahaan terus meningkatkan kesiapan operasional dan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis," ujar Denny.

Kerja sama yang berlangsung di Istanbul tersebut menjadi dasar bagi pelaksanaan layanan penanganan kargo Turkish Cargo di Soekarno-Hatta dan Denpasar. Kedua perusahaan juga membuka ruang untuk melanjutkan hubungan kerja sama dalam pengembangan layanan kargo udara pada masa mendatang.


(Deny Irwanto)