Ilustrasi harga emas dunia. Foto: Associated Press.
Gantian! Harga Emas Ambruk di Tengah Keperkasaan Dolar AS
Husen Miftahudin • 16 November 2023 09:38
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip Xinhua, Kamis, 16 November 2023, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD2,20 atau 0,11 persen menjadi USD1.964,30 per ons.
Departemen Tenaga Kerja AS sebelumnya melaporkan, indeks harga produsen (PPI) AS turun 0,5 persen pada Oktober 2023 setelah naik 0,4 persen pada September 2023, menjadi penurunan terbesar sejak April 2020 dan mengindikasikan meredanya tekanan inflasi.
Badan tersebut pada Selasa juga melaporkan indeks harga konsumen (CPI) AS pada periode Oktober 2023 yang naik 3,2 persen dari tahun lalu, turun dari 3,7 persen pada bulan sebelumnya.
Dengan data CPI dan PPI yang lebih lemah dari perkiraan, pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada pertemuan Desember 2023, atau bahkan mungkin akan melakukan siklus kenaikan suku bunga kali ini.
Industri manufaktur kian menggeliat
Data ekonomi lainnya yang dirilis Rabu beragam. Indeks kondisi bisnis Empire State The Fed New York, yang mengukur aktivitas manufaktur di negara bagian tersebut, naik 13,7 poin menjadi 9,1 pada November 2023, level tertinggi sejak April 2023.
Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel AS turun 0,1 persen pada Oktober 2023 menjadi USD705 miliar, turun sedikit dari revisi kenaikan sebesar 0,9 persen pada bulan sebelumnya. Angka ini sedikit lebih baik dibandingkan ekspektasi median para ekonom.
Adapun, perak untuk pengiriman Desember 2023 naik 40,60 sen atau 1,76 persen menjadi USD23,538 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari 2023 naik USD9,20 atau 1,03 persen menjadi USD902,00 per ons.