Yunani Naikkan Subsidi Diesel di Tengah Kenaikan Biaya Energi

Yunani menaikkan subsidi diesel. Foto: Dok Xinhua

Yunani Naikkan Subsidi Diesel di Tengah Kenaikan Biaya Energi

Eko Nordiansyah • 1 October 2026 13:25

Jakarta: Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengumumkan paket kebijakan baru untuk mengurangi tekanan terhadap rumah tangga dan dunia usaha akibat kenaikan biaya bahan bakar dan operasional.

Melansir Xinhua, Kamis, 1 Oktober 2026, Mitsotakis mengatakan pemerintah akan menaikkan subsidi diesel dari 10 sen euro (11 sen dolar AS) menjadi 15 sen euro (17 sen dolar AS) per liter untuk 15 hari pertama Oktober. Ditambah potongan harga dari perusahaan penyulingan, total pengurangan harga mencapai 20 sen euro (23 sen dolar AS) per liter.

“Kami tidak membutuhkan krisis nasional lain di tengah krisis global,” kata Mitsotakis dalam rapat Kabinet.


(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Kebijakan akan ditinjau dalam 15 hari

Ia menambahkan, kebijakan tersebut akan ditinjau setiap 15 hari sesuai perkembangan terbaru.

Pemerintah juga akan berupaya menjaga harga minyak pemanas di bawah 1,75 euro (1,99 dolar AS) per liter. Rincian kebijakan diharapkan diumumkan sebelum 15 Oktober, saat penjualan minyak pemanas dimulai.

Menurut surat kabar Yunani Ta Nea, harga rata-rata nasional bensin tanpa timbal 95 mencapai 2,207 euro (USD2,50) per liter pada 29 September. Sementara itu, harga rata-rata diesel berada di angka 2,214 euro (USD2,51) per liter.

Harga tersebut masing-masing naik sekitar 26 persen dan 42 persen sejak 28 Februari 2026, saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. (Hasri Khairunnisa)

(Eko Nordiansyah)